Mahasiswa KKN UNG Dunggala Latih Warga Olah Sabut Kelapa Jadi Cocopeat
- 13 Mei 2026 15:14 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Desa Dunggala, Kecamatan Tapa menjadi lokasi pelaksanaan program inovatif mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Gorontalo Periode I Tahun 2026 berupa sosialisasi dan pelatihan pengolahan limbah sabut kelapa menjadi cocopeat, Senin 12 Mei 2026.
Program bertajuk “Pengolahan Limbah Sabut Kelapa sebagai Cocopeat untuk Mendukung Ekonomi Kreatif dan Pertanian Hijau” tersebut digelar di Kantor Desa Dunggala dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Kegiatan dimulai sejak pukul 08.30 WITA dengan melibatkan aparat desa, Karang Taruna, serta masyarakat dari berbagai dusun. Dalam pelatihan itu, mahasiswa KKN memperkenalkan cara mengolah sabut kelapa menjadi cocopeat, media tanam ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar cukup menjanjikan.

Mahasiswa menjelaskan, cocopeat memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya mampu menyerap air lebih baik, ramah lingkungan, serta cocok digunakan untuk berbagai tanaman hortikultura. Selain mendukung pertanian hijau, pengolahan cocopeat juga dinilai dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.
Koordinator Desa KKN Tematik Desa Dunggala, Arifin Bumulo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan solusi kreatif terhadap persoalan lingkungan sekaligus mendorong pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
“Kami berharap program ini tidak berhenti hanya pada kegiatan sosialisasi saja, tetapi dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat Desa Dunggala untuk mengembangkan produk cocopeat secara berkelanjutan dan bernilai ekonomi,” ujar Arifin.
Pemerintah Desa Dunggala turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UNG yang dinilai menghadirkan program inovatif, edukatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik UNG tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah, pelestarian lingkungan, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....