Warga Pohuwato Desak DLH Tindak Dugaan Pencemaran

  • 13 Mei 2026 05:45 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Puluhan massa aksi mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pohuwato, Selasa (12/5/2026), untuk menyuarakan keresahan terhadap kondisi persawahan yang dinilai semakin memprihatinkan akibat dugaan pencemaran air dan sedimentasi.

Dalam aksinya, warga menuntut pemerintah daerah memperketat pengawasan limbah serta mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas pertambangan di wilayah hulu yang diduga menjadi penyebab kerusakan lingkungan.

Massa aksi menilai pendangkalan saluran irigasi dan kontaminasi air telah berdampak serius terhadap sektor pertanian. Selain menurunkan kualitas tanah, kondisi tersebut disebut memicu gagal panen di sejumlah lahan produktif milik warga.

Terdapat dua tuntutan utama yang disampaikan massa. Pertama, mendesak DLH Pohuwato meningkatkan pengawasan terhadap potensi pencemaran dan penanganan limbah secara berkelanjutan. Kedua, meminta pemerintah menindak aktivitas pertambangan yang diduga menjadi sumber polusi serta menghentikan sementara operasionalnya hingga pasokan air bersih ke areal persawahan kembali normal.

Kepala DLH Pohuwato, Sumitro Monoarfa, yang menemui langsung massa aksi menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui langkah teknis dan koordinasi lintas sektor.

“Saya sudah instruksikan tim teknis untuk segera melakukan verifikasi lapangan dan mengambil sampel air untuk diuji di laboratorium. Kami harus memastikan apakah ini faktor alam atau ada unsur kesengajaan dari pihak tertentu,” ujar Sumitro.

Ia menegaskan, DLH tidak akan menutup mata terhadap persoalan yang dihadapi para petani. Menurutnya, penanganan masalah ini akan melibatkan sejumlah instansi terkait guna mengidentifikasi sumber utama pencemaran di wilayah hulu serta mencari solusi jangka panjang.

Meski aksi berakhir tertib di bawah pengawalan aparat kepolisian, koordinator massa menegaskan pihaknya akan terus mengawal realisasi janji DLH di lapangan agar pasokan air bersih kembali mengalir ke persawahan warga.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....