Wali Kota Batasi Penggunaan HP Pelajar, Dorong Pemanfaatan Radio Komunikasi

  • 06 Mei 2026 19:17 WIB
  •  Gorontalo

Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengambil langkah tegas dengan membatasi penggunaan telepon genggam di kalangan pelajar sebagai upaya menekan dampak negatif teknologi.

Kebijakan tersebut disampaikan Adhan saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus ORARI Lokal Kabupaten Boalemo dan Gorontalo Utara, yang berlangsung di Bandhayo Lo Yiladia, Senin 4 Mei 2026.

Dalam arahannya, Adhan yang juga menjabat sebagai Ketua ORARI Daerah Provinsi Gorontalo menyoroti meningkatnya berbagai kasus yang melibatkan remaja, mulai dari pelecehan seksual hingga tindakan bunuh diri. Ia menilai, kondisi tersebut tidak terlepas dari pengaruh konten negatif yang mudah diakses melalui perangkat digital.

“Penggunaan HP ini sangat rawan. Anak-anak bisa dengan mudah mengakses hal-hal yang tidak semestinya. Karena itu, saya sudah meminta Dinas Pendidikan untuk mengeluarkan instruksi pembatasan penggunaan HP bagi siswa,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan adanya potensi penyebaran paham berbahaya yang menyasar generasi muda melalui internet, sehingga diperlukan langkah preventif sejak dini.

Adhan menegaskan, peran orang tua sangat penting dalam mengawasi penggunaan teknologi oleh anak-anak di lingkungan keluarga.

Sebagai solusi alternatif, ia mendorong ORARI untuk menggiatkan kembali penggunaan radio komunikasi atau handy talky (HT) di kalangan remaja. Menurutnya, media komunikasi tersebut dinilai lebih aman karena tidak menyediakan akses visual yang berpotensi berdampak negatif.

Ia berharap, melalui keterlibatan komunitas radio amatir, generasi muda dapat diarahkan pada aktivitas yang lebih positif, edukatif, serta mampu membentuk karakter yang lebih baik di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....