Pemkot Gorontalo dan Densus 88 Perkuat Pencegahan Radikalisme

  • 23 Apr 2026 12:42 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Kota Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo memperkuat sinergi dengan Densus 88 dalam upaya pencegahan radikalisme melalui program sosialisasi yang menyasar anak-anak dan pelajar.

Hal tersebut terungkap dalam audiensi antara Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, bersama jajaran Densus 88 di ruang kerja Wakil Wali Kota, Selasa 21 April 2026.

Dalam pertemuan itu, Wawali Indra menegaskan pentingnya pendekatan pencegahan sejak usia dini, khususnya pada jenjang sekolah dasar yang dinilai sebagai fase penting dalam pembentukan karakter.

“Fase SD itu adalah fase pembentukan karakter. Di situ kita bisa mengarahkan anak-anak sejak awal, bukan hanya dari sisi akademik, tapi juga adab dan kebiasaan sehari-hari,” ujar Indra.

Ia menjelaskan, pembentukan karakter dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana di lingkungan sekolah, seperti disiplin, tanggung jawab, serta pola interaksi sosial yang sehat.

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah masuknya paham radikalisme di kalangan generasi muda.

Selain itu, program sosialisasi yang terintegrasi dengan kegiatan sekolah juga dinilai strategis. Edukasi berbasis pembinaan karakter diharapkan mampu membentengi siswa dari pengaruh ideologi yang menyimpang.

Pihak Densus 88 menyambut baik rencana kolaborasi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk terlibat aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya pelajar.

Dalam diskusi juga disampaikan bahwa potensi penyebaran paham radikalisme bersifat dinamis, sehingga diperlukan upaya pencegahan yang berkelanjutan dan adaptif.

Wawali Indra menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman sekaligus membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat.

“Ini bukan hanya soal keamanan, tapi bagaimana kita membentuk generasi yang punya nilai, punya arah, dan tidak mudah terpengaruh,” tambahnya.

Melalui kerja sama ini, diharapkan program sosialisasi dapat berjalan efektif dan menjangkau langsung masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....