Penanaman Jagung Sambut PENAS XVII

  • 20 Apr 2026 11:23 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Menjelang perhelatan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan ke-XVII pada Juni mendatang, Pemerintah Provinsi Gorontalo melakukan berbagai upaya penataan wilayah. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memanfaatkan lahan kosong di sepanjang jalur Gorontalo Outer Ring Road (GORR) sebagai lokasi penanaman jagung secara massal.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memimpin langsung kegiatan penanaman simbolis di Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto. Kegiatan ini melibatkan sembilan kelompok tani penerima bantuan benih jagung yang berlokasi di sepanjang akses utama menuju bandara. Dalam pelaksanaannya, para petani juga mendapatkan pendampingan dari penyuluh pertanian, salah satunya Penyuluh Pertanian Kecamatan Limboto, Syarif Usman, yang melakukan pembinaan kepada petani di Kelurahan Bulota.

Langkah ini bertujuan menegaskan identitas Gorontalo sebagai salah satu sentra produksi jagung nasional kepada para tamu yang akan hadir pada ajang PENAS XVII. Diharapkan, saat pelaksanaan kegiatan, tanaman jagung tersebut telah tumbuh optimal sehingga memberikan kesan visual yang kuat bagi para pengunjung. “Kami ingin saat PENAS berlangsung, jagung-jagung ini sudah tumbuh dan berbuah. Ini adalah pesan visual bagi siapa saja yang datang bahwa mereka sedang berada di daerah jagung,” ujar Kepala Balai Perakitan Modernisasi Pertanian (BRMP) Gorontalo.

Penyelenggaraan PENAS kali ini juga diperkirakan membawa dampak ekonomi besar bagi Gorontalo. Selain kucuran bantuan benih jagung senilai miliaran rupiah dari pemerintah pusat, kehadiran sekitar 30 ribu peserta diprediksi akan menggerakkan roda ekonomi masyarakat lokal. Gubernur menekankan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan oleh masyarakat, mulai dari penyedia penginapan hingga pelaku jasa transportasi.

“Sekitar 30 ribu orang akan datang. Mereka akan menginap di rumah warga, menggunakan bentor, dan membeli makanan. Semua sektor harus merasakan manfaat ekonominya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan benih juga langsung diserahkan kepada petani. Khusus untuk wilayah Kecamatan Limboto, alokasi benih yang digulirkan mencapai Rp3,6 miliar sebagai bagian dari persiapan menyukseskan agenda nasional tersebut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....