Pemkot Gorontalo Terapkan WFA, Layanan Publik Tetap Prioritas
- 09 Apr 2026 09:34 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Kota Gorontalo - Pemerintah Kota Gorontalo mulai menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara setiap hari Selasa. Kebijakan ini memberikan fleksibilitas lokasi kerja, namun tetap menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa WFA bukanlah hari libur. Aparatur sipil negara tetap dituntut bekerja secara profesional serta siap melayani kebutuhan masyarakat maupun koordinasi kedinasan.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Wali Kota meninjau penertiban bangunan semi permanen di kawasan Bank BTN Cabang Gorontalo, Rabu 8 April 2026.
Menurutnya, penetapan hari Selasa sebagai WFA bertujuan menjaga ritme produktivitas kerja aparatur sepanjang pekan. Kegiatan diawali dengan kerja bakti lingkungan sebelum ASN melaksanakan tugas dari luar kantor.
“Setiap Selasa diawali dengan kerja bakti lingkungan. Setelah itu, aparatur dapat melaksanakan tugas dari luar kantor. Yang penting, dalam satu minggu tetap ada satu hari WFA,” ujar Adhan.
Meski fleksibel, kebijakan ini disertai aturan disiplin yang ketat. Seluruh aparatur diwajibkan tetap siaga selama jam kerja, termasuk merespons panggilan atau instruksi atasan dengan cepat.
Wali Kota bahkan menetapkan batas waktu respons maksimal lima menit. Jika tidak dipatuhi, sanksi tegas akan diberikan.
“Kalau ditelepon atasan tidak diangkat dalam waktu lima menit, langsung dinonjobkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, kebijakan ini dirancang agar penerapan WFA tetap sejalan dengan prinsip pelayanan publik yang cepat, responsif, dan akuntabel. Jika terdapat tugas mendesak yang membutuhkan kehadiran fisik, aparatur diminta segera kembali ke kantor tanpa penundaan.
Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kota Gorontalo berharap keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan kualitas pelayanan publik dapat tetap terjaga secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....