Imigrasi Gorontalo Nilai Potensi TPPO dan Imigrasi Ilegal Relatif Rendah
- 09 Apr 2026 07:26 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Gorontalo menilai potensi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan praktik imigrasi ilegal di wilayah Gorontalo masih tergolong rendah.
Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjen Imigrasi Gorontalo, Yanto Ardianto kepada RRI mengatakan hal tersebut berdasarkan hasil pemantauan dan laporan yang diterima selama dirinya menjabat sekitar empat bulan terakhir.
“Kalau saya perhatikan dari laporan yang ada, potensi TPPO di wilayah Gorontalo dalam perspektif keimigrasian tidak menunjukkan hal yang berarti,” ujar Yanto saat diwawancarai dalam program siaran, Kamis 9 April 2026.
Menurutnya, mayoritas masyarakat Gorontalo yang mengurus paspor memiliki tujuan perjalanan yang jelas, yakni untuk keperluan ibadah seperti umrah dan haji.
“Dalam pelaksanaan tugas keimigrasian, rata-rata pemegang paspor itu tujuannya hanya untuk umroh dan haji. Jadi potensi-potensi ke arah TPPO atau imigrasi ilegal tidak begitu kuat,” jelasnya.
Meski demikian, pihak Imigrasi tetap melakukan langkah antisipatif melalui pengawasan ketat terhadap dokumen perjalanan serta koordinasi lintas instansi guna mencegah kemungkinan terjadinya pelanggaran keimigrasian.
Yanto juga menegaskan bahwa Gorontalo tetap memiliki posisi strategis sebagai wilayah yang berdekatan dengan negara lain, sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan.
“Kami tetap waspada dan melakukan pengawasan secara optimal agar potensi tersebut tidak berkembang,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....