Pegawai-Warga Binaan Lapas Kelas IIA Gorontalo Jalani Tes Urine, Hasilnya Negatif
- 07 Apr 2026 12:19 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo bersama BNN Kota Girontalo melaksanakan tes urine sebagai bagian dari upaya deteksi dini serta komitmen pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan lembaga pemasyarakatan, Senin 6 April 2026. Kegiatan ini diikuti sebanyak 318 Petugas Lapas dan warga binaan.
Tes urine dilaksanakan secara menyeluruh dan acak guna menjamin transparansi serta akuntabilitas hasil pemeriksaan. Tes urine tersebut juga menjadi bagian dari langkah konkret dalam mendukung program Pemasyarakatan Bersih dari Narkoba (Bersinar).
Pelaksana Tugas Kepala Lapas Gorontalo, Sahduriman, menjelaskan bahwa pelaksanaan tes urine ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif untuk memastikan lingkungan lapas tetap aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
“Pelaksanaan tes dilakukan secara bertahap dengan melibatkan tim dari BNN Kota Gorontalo, menggunakan prosedur pemeriksaan yang transparan. Setiap peserta menjalani pemeriksaan sesuai standar operasional yang berlaku,” ujar Sahduriman.
Dari hasil pemeriksaan terhadap seluruh peserta, tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba. Dengan demikian, seluruh peserta dinyatakan negatif. Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga integritas serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.
“Tes urine ini menjadi langkah konkret kami dalam memastikan Lapas Gorontalo tetap bersih dari narkoba,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Gorontalo, Fikri Sjafri, turut memberikan apresiasi atas hasil pelaksanaan tes urine tersebut. Menurutnya, hasil negatif yang diperoleh menjadi indikator kuat bahwa upaya pencegahan dan pengawasan di Lapas Gorontalo berjalan dengan baik.
“Kami sangat mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan oleh pihak lapas. Ini menunjukkan sinergi yang baik dalam upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. Kami berharap komitmen ini terus dijaga dan ditingkatkan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....