Tahun ini, Hari Ketupat di Yosonegoro tanpa Kegiatan Pacuan Kuda dan Karapan Sapi

  • 28 Mar 2026 07:26 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo - Lomba Pacuan kuda dan karapan sapi yang menjadi tradisi dalam setiap perayaan Hari Ketupat di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, tahun ini ditiadakan. Keputusan itu cukup disayangkan mengingat agenda tersebut selalu menjadi daya tarik utama dan selalu dinantikan masyarakat setiap tahunnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe mengungkapkan, batalnya pelaksanaan kegiatan tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor. Salah satunya terkait persiapan panitia dan asosiasi Pordasi yang tidak berjalan sesuai harapan.

"Memang kami sudah koordinasi dan konsolidasi sejak awal februari dengan asosiasi Fordasi. Tapi memang panitia atau Fordasi sendiri menyatakan ketidaksanggupan untuk membuat event ini. Sehingga kami dari pemerintah berfikir kalau tidak ada kesiapan dari Fordasi, maka kegiatan ini tidak bisa dipaksakan untuk dilaksanakan," kata Sultan, Jumat 27 Maret 2026.

"Disamping itu, kami juga melihat kondisi lapangan golf dan pacuan kuda di Desa Yosonegoro saat ini belum terlalu baik. Ada beberapa fasilitas yang perlu dibenahi dan belum sempat dilaksanakan tahun ini. Terutama pagarnya, sudah ada beberapa bagian yang roboh. Termasuk juga beberapa fasilitas lain," tambahnya.

Meski begitu, Sultan menegaskan tidak digelarnya event pacuan kuda dan karapan sapi tidak akan mengurangi semarak perayaan Hari Ketupat tahun ini. Ia menyebutkan, berbagai kegiatan alternatif tetap digelar di sejumlah titik untuk menghibur masyarakat.

"Di beberapa lokasi seperti Desa Wisata Torosiaje, Isimu, dan Pauwo, itu ada kegiatan-kegiatan yang dapat dinikmati dan menghibur masyarakat, seperti pesta rakyat, ketupat off road, dan festival kuliner," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....