Tradisi Lebaran Ketupat Dinilai Berpotensi Jadi Wisata Budaya di Gorontalo

  • 28 Mar 2026 08:44 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Tradisi Lebaran Ketupat yang berkembang di Provinsi Gorontalo dinilai memiliki potensi besar sebagai wisata budaya, tanpa harus menghilangkan nilai-nilai asli yang diwariskan oleh leluhur.

Salah satu masyarakat Jawa Tondano di Gorontalo, Rinto Nurkamiden, mengatakan bahwa tradisi ini merupakan bagian penting dari identitas budaya yang harus terus dijaga keberlangsungannya. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi kunci utama agar tradisi tersebut tetap lestari, di samping peran pemerintah dalam memasukkan kegiatan ini ke dalam program budaya daerah.

“Tradisi ini adalah saksi budaya kita. Yang penting bagaimana tradisi ini tetap berjalan setiap tahun sesuai dengan apa yang diajarkan oleh leluhur,” ujarnya, Kamis 26 Maret 2026.

Ia menambahkan, meski memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai wisata budaya, arah pengembangan tersebut masih perlu diperjelas, khususnya dalam hal dukungan program dan pengelolaan yang terarah.

Di sisi lain, Rinto juga menilai penyebaran tradisi Lebaran Ketupat yang kini tidak hanya dilakukan oleh masyarakat Jawa Tondano, tetapi juga oleh masyarakat luas di Gorontalo, merupakan hal yang positif.

“Ketika tradisi ini sudah menyebar dan dilaksanakan oleh seluruh masyarakat Gorontalo, tentu kami merespon sangat baik. Artinya tradisi ini sudah dikenal dan menjadi bagian dari masyarakat,” katanya.

Menurutnya, fenomena ini tidak terlepas dari proses akulturasi budaya antara masyarakat Gorontalo dan Jawa Tondano, yang kemudian melahirkan rasa memiliki bersama terhadap tradisi tersebut.

Dengan semakin meluasnya pelaksanaan Lebaran Ketupat, diharapkan tradisi ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mampu memperkuat identitas budaya serta menarik minat wisatawan ke Gorontalo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....