Kota Gorontalo Masuk 5 Besar IDSD Nasional 2025
- 26 Feb 2026 08:13 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kota Gorontalo kembali menorehkan capaian di tingkat nasional. Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, menerima penghargaan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) yang diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, dalam agenda nasional di Jakarta, Selasa 24 Februari 2026.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil rilis IDSD Tahun 2025 oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam penilaian tersebut, Kota Gorontalo meraih skor 4,24, melampaui rata-rata nasional dan masuk dalam lima besar kota dengan skor di atas 4 secara nasional.
“Ini capaian yang sangat membanggakan. Hanya lima kota di Indonesia yang skornya di atas 4, dan Kota Gorontalo salah satunya,” ungkap Wakil Wali Kota Indra Gobel.
Untuk kategori kabupaten, secara nasional hanya sembilan daerah yang berhasil meraih skor di atas 4. Sementara di tingkat Provinsi Gorontalo, Kota Gorontalo menjadi satu-satunya daerah yang mencatatkan nilai tertinggi, melampaui rata-rata kabupaten maupun provinsi yang masih berada pada kisaran angka 3.
Capaian tersebut menambah deretan prestasi Pemerintahan Wali Kota Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Indra Gobel pada tahun pertama kepemimpinan. Sepanjang 2025, Pemerintah Kota Gorontalo tercatat telah meraih 23 penghargaan dari berbagai sektor pembangunan.
Kepala Bapperinda Kota Gorontalo, Heru Z. Talib, menegaskan bahwa sertifikat IDSD bukan sekadar simbol apresiasi, melainkan pengakuan atas kerja kolektif seluruh elemen daerah.
“Penghargaan ini adalah representasi dari sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam memperkuat fondasi pembangunan yang berdaya saing,” jelasnya.
Indeks Daya Saing Daerah mengukur sejumlah dimensi strategis, meliputi lingkungan pendukung seperti institusi, infrastruktur, adopsi teknologi informasi dan komunikasi, serta stabilitas ekonomi makro. Selain itu, indeks ini juga menilai kualitas sumber daya manusia melalui aspek kesehatan dan keterampilan, efisiensi pasar yang mencakup produk, tenaga kerja, sistem keuangan, dan ukuran pasar, hingga ekosistem inovasi yang meliputi dinamika bisnis dan kapabilitas inovasi.
Skor 4,24 yang diraih menunjukkan bahwa Kota Gorontalo memiliki fondasi pembangunan yang adaptif dan kompetitif di tengah dinamika nasional maupun global. Capaian tersebut sekaligus memperkuat posisi Kota Gorontalo sebagai pusat pertumbuhan dan simpul layanan di kawasan regional.
Heru menambahkan, penghargaan dari BRIN tersebut harus dimaknai sebagai momentum untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement), memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong transformasi ekonomi berbasis inovasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Daya saing bukan sekadar angka. Ini mencerminkan efektivitas perencanaan, konsistensi pengendalian program, serta kemampuan pemerintah menciptakan iklim usaha yang sehat dan produktif,” tegasnya.
Dengan capaian tersebut, Kota Gorontalo diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan posisinya sebagai daerah berdaya saing tinggi, tetapi juga menjadi rujukan praktik pembangunan yang baik bagi daerah lain di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....