Diarpus : Bedah Buku Sejarah Gorontalo Digelar Mei

  • 28 Jan 2026 07:29 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo berencana menggelar bedah buku berjudul Indonesia Merdeka di Gorontalo pada Mei 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pelestarian dan penguatan literasi sejarah perjuangan patriotik Gorontalo.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Ridwan Hemeto, saat menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Dialog bersama keluarga pejuang di Museum Nani Wartabone, Selasa, 27 Januari 2026.

Ridwan menjelaskan, bedah buku tersebut merupakan kelanjutan dari upaya pengenalan buku sejarah tentang perjuangan patriotik 23 Januari 1942 yang ditulis oleh Basri Amin bersama rekan-rekannya.

“Sebenarnya kegiatan ini direncanakan pada 23 Januari lalu, namun karena keterbatasan anggaran, kami menjadwalkannya pada momen Hari Pendidikan Nasional di bulan Mei agar lebih relevan,” ujar Ridwan.

Ia menambahkan, pada kegiatan bedah buku nanti pihaknya akan mengundang sejumlah tokoh sebagai pembanding, selain menghadirkan keluarga pejuang yang menjadi sumber primer dalam penulisan sejarah tersebut.

“Nantinya kami akan mengundang tokoh-tokoh sebagai pembanding, di samping keluarga pejuang yang menjadi sumber utama kisah perjuangan ini,” jelasnya.

Ridwan juga menekankan pentingnya penerbitan buku sejarah tersebut. Ia mengungkapkan, hingga saat ini koleksi buku sejarah Gorontalo di Perpustakaan HB Jassin yang menjadi perpustakaan daerah masih sangat terbatas.

“Saat ini hanya tersedia sekitar tujuh judul buku sejarah Gorontalo. Padahal informasi sejarah sangat banyak. Kami berharap ada tambahan informasi dari keluarga pejuang, karena selama ini jika ada peneliti datang, hanya tujuh judul itu yang bisa kami sediakan,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....