Pembelian Gabah, Bulog Gorontalo Terapkan Sistem Jemput Bola

  • 25 Jan 2026 11:24 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Bulog Gorontalo mulai melakukan pembelian gabah padi langsung dari petani. Harga pembelian gabah ini sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Bulog untuk memastikan pasokan beras yang stabil di wilayah Gorontalo. Selain itu mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kepala Bulog Gorontalo, La Ode Sulaiman, menjelaskan harga gabah yang akan dibeli dari petani sudah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Petani tidak merasa dirugikan dan dapat mendapatkan harga yang layak untuk hasil pertaniannya.

“jadi saat ini kita sudah mulai melakukan pembelian gabah padi langsung ke petani, begitu selesai panen kami langsung jemput di sawah, kami lakukan transaksi ditempat dan tentunya dengan harga yang telah ditetapkan Pemerintah yaitu 6.500 per kilo gram," tutur La Ode Sulaiman, Minggu 25 Januari 2026.

Pembelian gabah padi langsung dari petani ini, sebagai langkah konkrit Bulog untuk memudahkan petani dalam penjualan hasil pertanian. Selain itu memberi jaminan harga yang stabil dan menguntungkan bagi para petani.

"sampai minggu ke empat Januari 2026 ini, kami sudah menyerap gabah sebanyak 100 ton lebih, dan tahun ini kami targetkan penyerapan gabah sebanyak 1.600 ton setara dengan beras," kata La Ode Sulaiman.

Menurut La Ode, Bulog Gorontalo akan terus berkomitmen memastikan proses pembelian berjalan dengan transparan dan tidak merugikan kedua belah pihak.

Selain itu, Bulog juga menjamin bahwa gabah yang dibeli akan melalui proses penyerapan yang cepat. Sehingga petani dapat segera menikmati hasil dari penjualan gabah mereka.

“Melalui kebijakan ini, kami berharap dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Gorontalo serta menjaga kestabilan harga beras di pasaran. Kami juga berharap langkah ini dapat memberikan rasa aman kepada para petani, karena mereka tahu bahwa hasil panen mereka akan dibeli dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah,” ucapnya.

Pembelian gabah padi langsung dari petani ini akan dilakukan di seluruh wilayah Gorontalo. Bulog Gorontalo juga bekerja sama dengan pemilik gilingan padi untuk pengolahan menjadi beras.

"kami menghimbau kepada petani padi agar tidak buru-buru panen jika belum memasuki usia panen, karna hal ini akan berdampak terhadap kualitas beras," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....