Agrosolution Perkuat Produktivitas Padi melalui Pemupukan Berimbang

  • 16 Sep 2026 08:17 WIB
  •  Gorontalo
Poin Utama
  • agrosolution untuk meningkatkan produktivitas petani

RRI.CO.ID, Gorontalo - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) memperkuat pendampingan kepada petani melalui Program Agrosolution dengan menggelar pemupukan tanaman padi di Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong penerapan budidaya dan pemupukan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman serta kondisi lahan. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus membuat penggunaan sarana produksi pertanian lebih efisien.

Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Maslani, mengatakan pemupukan merupakan salah satu tahapan penting dalam pendampingan Agrosolution. Menurutnya, petani perlu mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan agar penerapan pengetahuan mengenai budidaya dan pemupukan dapat terus dievaluasi dan dikembangkan.

“Pemupukan harus dilakukan secara tepat, mulai dari dosis hingga cara aplikasi. Dengan begitu, pupuk yang digunakan dapat memberikan hasil optimal dan biaya yang dikeluarkan petani menjadi lebih efisien,” ujar Maslani.

Ia menjelaskan, pola pemupukan tidak hanya berkaitan dengan jumlah pupuk yang diberikan, tetapi juga ketepatan aplikasi berdasarkan kondisi lahan dan kebutuhan tanaman. Karena itu, melalui Agrosolution, petani didorong memahami kebutuhan unsur hara dan tahapan budidaya tanaman.

Pupuk Kaltim juga mengarahkan program tersebut agar tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil panen. Pendampingan dilakukan untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan, termasuk melalui pengelolaan lahan yang bertanggung jawab.

Maslani menambahkan, keberhasilan Agrosolution tidak hanya diukur dari hasil panen dalam satu musim. Peningkatan kemampuan petani dalam mengelola usaha tani, efisiensi penggunaan sarana produksi, serta keberlanjutan praktik budidaya menjadi bagian dari indikator yang diperhatikan.

Komisaris Pupuk Kaltim, Azis Samual, mengatakan kesinambungan program Agrosolution penting dalam mendukung pertanian produktif dan berkelanjutan. Kabupaten Jombang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan sehingga membutuhkan sinergi berbagai pihak.

Menurut Azis, kegiatan pemupukan menjadi salah satu bentuk konkret perhatian perusahaan terhadap petani sekaligus sarana untuk meningkatkan pemahaman mengenai pemupukan berimbang.

“Ketahanan pangan tidak cukup hanya dengan meningkatkan produksi. Kita juga perlu memastikan produktivitas lahan dan tanaman dapat dipertahankan dalam jangka panjang,” kata Azis.

Ia menyebut, pelaksanaan Agrosolution sebelumnya menunjukkan peningkatan produktivitas padi dari sekitar 7 ton menjadi 8,5 ton per hektare. Hasil tersebut diharapkan dapat menjadi dorongan bagi petani untuk terus menerapkan praktik budidaya yang lebih efektif.

Sementara itu, Asisten III Setdakab Jombang, Syaiful Anwar, menyambut positif keberlanjutan pendampingan yang dilakukan Pupuk Kaltim. Ia menilai keterlibatan dunia usaha dalam sektor pertanian dapat memperkuat program pemerintah dalam menjaga produktivitas pangan.

Syaiful berharap kolaborasi antara Pupuk Kaltim, pemerintah daerah, penyuluh, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus diperluas agar manfaat program Agrosolution dirasakan lebih banyak petani di Kabupaten Jombang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....