PENAS Tani Nelayan Dimulai, Begini Tanggapan Peserta Dari Berbagai Daerah

  • 20 Jun 2026 07:56 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Limboto – Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo mulai diramaikan kedatangan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain menjadi ajang silaturahmi, PENAS juga dimanfaatkan para petani untuk bertukar pengetahuan, teknologi, hingga peluang pengembangan usaha pertanian.

Salah satu peserta, Adi Pradana, petani asal Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, mengaku hadir di Gorontalo untuk berbagi pengalaman sekaligus menyerap berbagai inovasi yang berkembang di daerah lain.

Adi yang bergerak di sektor pertanian padi, hortikultura, dan perkebunan durian mengatakan, PENAS menjadi wadah penting untuk mempertemukan petani dari seluruh Indonesia dalam membangun jaringan dan memperkuat kapasitas usaha tani.

Menurutnya, saat ini petani tidak hanya dituntut mampu berproduksi, tetapi juga harus memahami aspek agribisnis dari hulu hingga hilir agar mampu menjangkau pasar secara lebih luas.

“Kami banyak berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan petani di Gorontalo, khususnya yang bergerak di sektor padi dan jagung. Banyak peluang yang bisa dikembangkan bersama, terutama dalam pengelolaan usaha pertanian dan pemasaran hasil panen,” ujarnya kepada RRI, Jumat 19 Juni 2026.

Adi juga mengapresiasi pelayanan panitia dan sambutan masyarakat Gorontalo yang dinilainya sangat ramah terhadap para peserta dari luar daerah.

Sementara itu, peserta asal Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Nurjihad, mengungkapkan bahwa kehadirannya di PENAS menjadi kesempatan untuk melihat langsung potensi pertanian yang dimiliki Gorontalo.

Menurutnya, komoditas unggulan seperti jagung dan kopra yang berkembang di Gorontalo memiliki kesamaan dengan potensi pertanian di Kalimantan Utara sehingga dapat menjadi bahan pembelajaran dan kerja sama antardaerah.

Nurjihad mengaku terkesan dengan sambutan hangat yang diberikan panitia dan masyarakat Gorontalo sejak pertama kali tiba di daerah tersebut.

“Hari pertama kami tiba langsung disambut dengan baik. Kami merasa nyaman dan senang berada di Gorontalo. Selain mengikuti kegiatan PENAS, kami juga ingin mengenal lebih jauh potensi daerah dan budaya masyarakat setempat,” katanya.

PENAS Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026 di Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini diikuti ribuan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia serta menjadi wadah berbagi inovasi, teknologi, dan penguatan jejaring usaha sektor pertanian dan perikanan nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....