Menuju Net Zero 2060, Pemerintah Terapkan BBM Etanol

  • 09 Okt 2025 08:46 WIB
  •  Gorontalo

KBRN,Gorontalo: Pemerintah Indonesia berencana menerapkan kebijakan baru di sektor energi dengan mencampur 10% etanol ke dalam bahan bakar bensin, atau yang dikenal sebagai E10. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar menuju transisi energi bersih sekaligus upaya menekan emisi karbon nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan, penerapan bahan bakar campuran etanol ini merupakan salah satu langkah konkret pemerintah dalam mencapai target net zero emission pada tahun 2060. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya berpotensi menekan emisi gas rumah kaca, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas bahan bakar dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil.

“Campuran etanol diharapkan mampu menghadirkan bahan bakar yang lebih efisien, bersih, dan ramah lingkungan. Ini juga akan mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Bahlil dalam keterangan resminya.

Bahlil menambahkan, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan persetujuan terhadap program mandatori ini. Konsep E10 disebut mirip dengan kebijakan biosolar B40 yang sudah berjalan sebelumnya. Dengan kebijakan baru ini, Indonesia akan bergabung dengan sejumlah negara lain yang lebih dulu mengadopsi penggunaan etanol dalam bahan bakar, seperti Brasil, Amerika Serikat, dan India, yang telah mencampur etanol dalam kadar 20–27% pada bahan bakar mereka.

Pemerintah menargetkan implementasi penuh program E10 dapat dimulai dalam waktu dua hingga tiga tahun ke depan. Saat ini, Kementerian ESDM bersama pemangku kepentingan lainnya tengah menyiapkan berbagai regulasi, standar teknis, serta infrastruktur pendukung yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program ini.

Langkah ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam transisi menuju energi bersih nasional, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan industri bioetanol domestik. Selain menekan impor bahan bakar fosil, kebijakan ini juga dapat meningkatkan nilai tambah sektor pertanian melalui pemanfaatan bahan baku etanol seperti tebu dan singkong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....