Mentan Hadir, IAIN Sultan Amai Perkuat Visi Hilirisasi Pertanian
- 20 Jun 2026 17:22 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Kota Gorontalo – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menegaskan komitmennya mendukung pengembangan sektor pertanian melalui transformasi kelembagaan menuju Universitas Islam Negeri (UIN) sekaligus menjadi kampus yang berorientasi pada hilirisasi pertanian.
Komitmen tersebut disampaikan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Ahmad Faisal, dalam kegiatan Silaturahmi dan Tausiyah Swasembada Pangan bertema Urgensi Hilirisasi dan Inovasi Terapan Berbasis Ekoteologi yang dihadiri Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman di Gedung Rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo, Sabtu 20 Juni 2026.

Ahmad Faisal mengatakan, transformasi menuju UIN akan memperkuat integrasi ilmu keislaman dengan sains dan teknologi, termasuk dalam pengembangan sektor pertanian modern.
Menurutnya, pertanian masa depan tidak lagi dipandang sebagai aktivitas konvensional semata, tetapi harus menjadi ruang inovasi yang melibatkan teknologi, rekayasa, matematika, dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
"Pertanian nanti bukan lagi sekadar kisah mencangkul di bawah terik matahari, tetapi tentang inovasi molekular, rekayasa teknologi, akurasi matematika, dan seni mengelola alam," ujar Ahmad Faisal.
Ia menambahkan, IAIN Sultan Amai ke depan ingin berperan sebagai mitra strategis dan konsultan dalam pengembangan berbagai proyek hilirisasi pertanian di Gorontalo maupun nasional.
Karena itu, pihak kampus mulai mengarahkan pengembangan sumber daya manusia pada bidang-bidang yang mendukung penguatan sektor pertanian dan teknologi terapan.
Sementara itu, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional sebagaimana yang menjadi program prioritas Presiden Republik Indonesia.

Menurut Mentan, target swasembada beras yang semula diproyeksikan tercapai dalam empat tahun berhasil diwujudkan lebih cepat berkat kerja bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga para petani.
Ia menekankan bahwa upaya mencapai swasembada pangan merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
"Kita bekerja untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi. Ini adalah tanggung jawab besar untuk bangsa dan negara," kata Mentan Amran.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku pertanian, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem hilirisasi pertanian sekaligus mendorong inovasi yang mendukung ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....