Rahasia Ayam Goreng Tetap Renyah meski Sudah Dingin
- 27 Jul 2026 18:32 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Ayam goreng merupakan salah satu makanan favorit banyak orang. Rasanya yang gurih dengan kulit yang renyah membuat siapa pun sulit menolak kelezatannya. Namun, tidak sedikit yang kecewa karena ayam goreng yang awalnya garing berubah menjadi lembek setelah beberapa saat atau ketika sudah dingin. Padahal, ada beberapa rahasia sederhana yang bisa membuat ayam goreng tetap renyah lebih lama tanpa harus menggunakan bahan yang mahal.
Salah satu kunci utama terletak pada penggunaan campuran tepung. Jangan hanya memakai tepung terigu, tetapi tambahkan sedikit tepung maizena atau tepung beras. Campuran ini dapat menghasilkan lapisan kulit yang lebih ringan, garing, dan tidak mudah melempem. Selain itu, ayam sebaiknya dimarinasi terlebih dahulu selama minimal 30 menit agar bumbu meresap hingga ke dalam daging. Dengan begitu, ayam tidak hanya renyah di luar, tetapi juga tetap lembut dan gurih di bagian dalam.
| Baca juga: Kreasi Mi Telur Jadi Martabak Renyah |
Sebelum digoreng, baluri ayam dengan tepung sambil ditekan-tekan hingga terbentuk tekstur remah di permukaannya. Tekstur inilah yang akan menghasilkan kulit ayam yang lebih keriting dan renyah setelah digoreng. Setelah dibaluri tepung, diamkan ayam selama sekitar 10 hingga 15 menit agar lapisan tepung menempel dengan sempurna dan tidak mudah terlepas saat dimasukkan ke dalam minyak panas.
Suhu minyak juga menjadi faktor yang sangat penting. Pastikan minyak sudah benar-benar panas, sekitar 170–180 derajat Celsius, sebelum ayam mulai digoreng. Minyak yang kurang panas akan membuat tepung menyerap terlalu banyak minyak sehingga hasil akhirnya menjadi lembek. Sebaliknya, minyak yang terlalu panas bisa membuat bagian luar cepat gosong sementara bagian dalam ayam belum matang sempurna.
| Baca juga: Kebab Homemade yang Bikin Nagih |
Agar hasilnya maksimal, hindari menggoreng terlalu banyak potong ayam sekaligus. Terlalu banyak ayam dalam wajan akan menurunkan suhu minyak sehingga proses penggorengan tidak optimal. Setelah matang, sebaiknya tiriskan ayam di atas rak pendingin, bukan langsung di atas tisu. Rak memungkinkan udara mengalir dari semua sisi sehingga uap panas tidak terperangkap di bawah ayam yang dapat membuat kulitnya cepat kehilangan kerenyahan.
Jika ingin hasil seperti ayam goreng restoran, Anda bisa mencoba teknik double fry atau menggoreng dua kali. Caranya, goreng ayam hingga hampir matang, kemudian angkat dan diamkan selama beberapa menit. Setelah itu, goreng kembali selama satu hingga dua menit dengan minyak yang lebih panas. Teknik ini membantu mengurangi kadar air pada lapisan kulit sehingga ayam tetap renyah meski sudah dingin.
Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah langsung menutup ayam goreng yang masih panas di dalam wadah. Uap panas yang terperangkap akan berubah menjadi embun dan membuat kulit ayam menjadi lembek. Karena itu, biarkan ayam berada di suhu ruang hingga uap panasnya hilang sebelum disimpan atau dikemas.
Trik ini sangat cocok diterapkan untuk bekal, hidangan keluarga, maupun bagi Anda yang memiliki usaha kuliner agar kualitas ayam goreng tetap terjaga hingga sampai ke tangan pelanggan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....