Bupati Sofyan Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Tekan Kematian Ibu dan Bayi
- 09 Agt 2026 10:46 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menggerakkan seluruh Tim Pembina Posyandu sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Langkah ini penting dalam upaya menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Gorontalo.
Ia juga menekankan agar transformasi Posyandu berbasis enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) harus diperkuat. Beberapa hal tersebut jadi penekanan Bupati Sofyan saat membuka kegiatan rapat advokasi, Koordinasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu, di Grand Bukit Proja, Sabtu 8 Agustus 2026.
“Keberhasilan implementasi Posyandu dengan enam bidang SPM sangat bergantung pada peran aktif tim pembina posyandu, baik di tingkat kecamatan, maupun desa atau kelurahan,” ujar Bupati Sofyan.
Menurutnya, Posyandu memiliki tugas penting dalam membantu Kepala Desa atau Lurah melakukan pemberdayaan masyarakat, serta turut berperan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di desa maupun kelurahan. Sebagaimana Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, program tersebut menjadi dasar hukum penting dalam memperkuat peran Posyandu sebagai lini terdepan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen untuk terus mendukung penguatan kelembagaan Posyandu, peningkatan kapasitas kader, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai guna mewujudkan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat.
Melalui pelaksanaan Bimtek tersebut, Bupati Sofyan berharap para peserta dapat menyerap dan memahami secara mendalam konsep enam bidang SPM, mulai dari alur pelayanan yang terstruktur hingga sistem pencatatan dan pelaporan yang akurat di lapangan.
"Sinergi dan kolaborasi lintas tingkatan pemerintahan sangat penting untuk menyukseskan program prioritas kesehatan," tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....