Makanan Ini Bantu Cegah Penyakit Hati

  • 28 Jun 2026 16:50 WIB
  •  Gorontalo
Poin Utama
  • Pola makan sehat berkaitan dengan risiko penyakit hati kronis yang lebih rendah.
  • AHEI dan HEI menilai konsumsi buah, sayur, ikan, kacang, dan biji-bijian utuh.
  • Garam, gula tambahan, dan makanan olahan perlu dibatasi untuk menjaga kesehatan hati.

RRI.CO.ID, Gorontalo - Hati bisa rusak diam-diam, meski seseorang jarang minum alkohol. Riset baru menemukan pola makan sehat dapat menekan risiko penyakit hati.

Temuan ini berasal dari studi meta-analisis yang terbit dalam Nutrition Reviews pada 6 Mei 2026. Studi itu menilai hubungan pola makan sehat dengan penyakit hati kronis.

Peneliti meninjau 28 artikel yang memuat 50 studi observasional. Total peserta dalam kajian itu mencapai 624.914 orang.

Kajian tersebut memasukkan beberapa jenis penyakit hati kronis. Di antaranya MASLD, fibrosis hati, sirosis, perlemakan hati, dan kanker hati.

MASLD merupakan istilah baru untuk NAFLD. AASLD menyebut NAFLD kini disebut metabolic dysfunction-associated steatotic liver disease atau MASLD.

Perubahan istilah itu diumumkan pada Juni 2023. MASLD mencakup pasien dengan steatosis hati dan sedikitnya satu faktor risiko kardiometabolik.

Peneliti memakai dua ukuran pola makan sehat. Keduanya adalah Alternative Healthy Eating Index atau AHEI dan Healthy Eating Index atau HEI.

AHEI menilai makanan dan nutrisi yang berhubungan dengan risiko penyakit kronis. Harvard menyebut AHEI dibuat sebagai alternatif dari HEI milik USDA.

AHEI menekankan konsumsi sayur, buah, biji-bijian utuh, kacang, polong, ikan, dan lemak sehat. Pola ini juga membatasi makanan olahan.

HEI menilai konsumsi buah, sayur, biji-bijian utuh, protein, makanan laut, susu, dan minyak sehat. Indeks ini juga menilai pembatasan garam, gula tambahan, dan biji-bijian olahan.

Peneliti menulis, "Analisis subkelompok menemukan bahwa AHEI melindungi terhadap MASLD, kanker hati, dan penyakit hati kronis secara keseluruhan." Temuan itu tampak terutama di Asia dan Amerika Utara.

Mereka juga melaporkan HEI memberi perlindungan terhadap MASLD, fibrosis, kanker hati, dan penyakit hati kronis. Efek paling nyata terlihat di Amerika Utara.

Hasil ini menunjukkan pentingnya pola makan utuh dan padat gizi. Sayur, buah, ikan, tahu, kacang, dan biji-bijian utuh bisa menjadi pilihan utama.

Sebaliknya, konsumsi garam, gula tambahan, makanan olahan, dan biji-bijian olahan perlu dibatasi. Kebiasaan itu dapat memperberat kerja metabolik tubuh.

Hati menjalankan lebih dari 500 fungsi penting. Cleveland Clinic menyebut hati menyaring darah, memproses nutrisi, melawan infeksi, dan memecah lemak.

Namun, makanan sehat bukan pengganti pemeriksaan dokter. Masyarakat tetap perlu menjaga berat badan, aktif bergerak, dan memeriksa kesehatan secara berkala.

Berita ini diolah dan disunting dengan melibatkan teknologi AI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....