Mudah Tersinggung dan Cepat Lelah? Cek Asupan Nutrisi Anda

  • 15 Agt 2026 13:11 WIB
  •  Gorontalo
Poin Utama
  • Mudah tersinggung dan cepat lelah dapat berkaitan dengan kecukupan nutrisi.
  • Zat besi, vitamin D, magnesium, dan omega-3 mendukung berbagai fungsi penting tubuh.
  • Gejala yang menetap sebaiknya diperiksa sebelum memutuskan mengonsumsi suplemen.

RRI.CO.ID, Gorontalo - Mudah tersinggung dan cepat lelah dapat berkaitan dengan kecukupan nutrisi dalam tubuh. Namun, perubahan suasana hati juga dapat dipengaruhi tidur, stres, penyakit, dan faktor psikologis.

Sejumlah zat gizi membantu pembentukan energi, fungsi saraf, dan berbagai proses penting dalam tubuh. Kekurangan tertentu dapat muncul bersama kelelahan, kelemahan, sulit berkonsentrasi, atau perubahan suasana hati.

Zat Besi Bantu Tubuh Membawa Oksigen

Zat besi merupakan komponen hemoglobin, protein sel darah merah yang membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi dapat mengganggu pembentukan hemoglobin dan berkontribusi terhadap kelelahan.

Dikutip dari YahooHealth, ahli diet Catherine Gervacio mengatakan “Ketika kadar zat besi rendah, kemampuan untuk membawa oksigen berkurang”. Menurutnya, kondisi itu “menyebabkan kelelahan, kelemahan, dan kurangnya energi secara umum.”

Pria usia 19 sampai 50 tahun membutuhkan delapan miligram zat besi setiap hari. Perempuan pada rentang usia sama membutuhkan 18 miligram setiap hari.

Zat besi terdapat dalam daging tanpa lemak, makanan laut, kacang-kacangan, lentil, dan sayuran hijau. Vitamin C membantu meningkatkan penyerapan zat besi nonheme dari makanan nabati.

Vitamin D Juga Berkaitan dengan Suasana Hati

Vitamin D mendukung kesehatan tulang, otot, saraf, dan berbagai fungsi penting lainnya. Tubuh juga dapat membentuk vitamin ini ketika kulit terpapar sinar ultraviolet.

Kadar vitamin D rendah ditemukan berkaitan dengan risiko depresi lebih tinggi dalam penelitian observasional. Namun, uji klinis belum membuktikan suplemen vitamin D dapat mencegah atau mengobati depresi.

Orang dewasa usia 19 sampai 70 tahun membutuhkan 15 mikrogram vitamin D setiap hari. Jumlah tersebut setara dengan 600 IU berdasarkan acuan NIH.

Ikan berlemak menjadi salah satu sumber alami vitamin D dalam makanan. Sejumlah produk pangan juga diperkaya vitamin D untuk membantu memenuhi kebutuhan harian.

Magnesium Penting bagi Saraf dan Otot

Magnesium membantu fungsi saraf dan otot serta berperan dalam banyak proses penting tubuh. Sumbernya meliputi sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, dan polong-polongan.

“Magnesium juga memiliki efek menenangkan pada sistem saraf dan dapat berkontribusi pada relaksasi,” kata Chrissy Arsenault. Ia juga menyebut “peningkatan kualitas tidur, selain peningkatan suasana hati.”

Pria usia 31 sampai 50 tahun membutuhkan sekitar 420 miligram magnesium setiap hari. Perempuan pada kelompok usia sama membutuhkan sekitar 320 miligram per hari.

Suplemen magnesium tidak perlu dikonsumsi sembarangan hanya karena seseorang merasa stres atau mudah tersinggung. Dosis tinggi dari suplemen dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan risiko kesehatan lainnya.

Omega-3 Bisa Diperoleh dari Ikan Berlemak

Asam lemak omega-3 banyak ditemukan dalam ikan berlemak seperti salmon, makarel, sarden, dan tuna. Nutrisi ini menjadi bagian penting dalam pola makan yang mendukung kesehatan tubuh.

American Heart Association menganjurkan konsumsi dua porsi ikan setiap minggu, terutama ikan berlemak. Satu porsi ikan matang berukuran sekitar tiga ons.

Mudah tersinggung, lelah, atau sulit berkonsentrasi tidak otomatis menunjukkan tubuh kekurangan nutrisi tertentu. Keluhan serupa dapat muncul akibat berbagai kondisi fisik maupun psikologis.

Jika keluhan menetap atau mengganggu aktivitas, pemeriksaan tenaga kesehatan dapat membantu menentukan penyebabnya. Konsultasi juga penting sebelum menggunakan suplemen untuk mengatasi dugaan kekurangan nutrisi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....