Kenaikan Harga Obat Berisiko Kurangi Akses Pengobatan Masyarakat
- 26 Jun 2026 08:32 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Kenaikan harga obat dinilai dapat berdampak langsung terhadap akses masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan. Kondisi tersebut berpotensi mengubah perilaku masyarakat saat mencari pengobatan, terutama bagi kelompok rentan dan penderita penyakit kronis.
Akademisi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Lia Amalia, mengatakan kenaikan harga obat dapat membuat sebagian masyarakat menunda pengobatan karena keterbatasan biaya yang harus dikeluarkan.
| Baca juga: Cara Mengatasi Insomnia yang Perlu Dicoba |
“Kalau kita lihat dari naiknya harga obat, tentu saja akan berpengaruh terhadap akses layanan kesehatan. Karena ketika terjadi kenaikan, itu akan sedikit banyaknya merubah perilaku masyarakat ketika dia ingin mencari pengobatan,” ujarnya.
Menurut Lia, selain menunda pengobatan, sebagian masyarakat juga berpotensi mengurangi dosis obat yang dikonsumsi atau hanya menebus sebagian resep yang diberikan tenaga kesehatan. Bahkan, ada yang memilih membeli obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.
“Kenaikan harga obat membuat sebagian orang mungkin menunda berobat, mengurangi dosis, hanya menebus sebagian resep, atau memilih obat tanpa berkonsultasi dengan nakes. Tentu ini menjadi berbahaya, terutama bagi masyarakat yang rentan,” jelasnya.
Ia menambahkan, dampak kenaikan harga obat akan lebih dirasakan oleh masyarakat yang memiliki penyakit kronis karena membutuhkan pengobatan secara rutin dan berkelanjutan.
Lia juga menilai kenaikan harga paling terasa pada obat-obatan non-BPJS atau obat komersial yang dibeli secara mandiri di apotek maupun rumah sakit.
“Kenaikan harga obat itu paling terasa memang pada obat yang non-BPJS atau obat komersial, apalagi jika dibeli langsung di apotek ataupun rumah sakit,” pungkasnya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menentukan pilihan pengobatan agar terapi yang dijalani tetap aman dan efektif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....