Ratusan Penderita TBC Ditemukan di Bonbol, Dinkes: Jangan Ada Stigma Negatif

  • 15 Jun 2026 09:43 WIB
  •  Gorontalo

RRI CO.ID, Gorontalo - Penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Bone Bolango hingga saat ini mencapai 308 kasus atau sekitar 31 persen dari target penemuan kasus tahun 2026 yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan sebanyak 973 kasus. Capaian tersebut menjadikan Bone Bolango sebagai daerah dengan tingkat penemuan kasus TBC tertinggi di Provinsi Gorontalo, Minggu 14 Juni 2026.

Wasor TB dan Malaria Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango, Elzabeth Nangoi mengatakan, tingginya angka penemuan kasus tersebut tidak terlepas dari upaya skrining yang dilakukan secara aktif oleh seluruh fasilitas kesehatan, khususnya puskesmas.

"Penemuan secara dini TBC di Kabupaten Bone Bolango berjalan dengan baik. Puskesmas melakukan penemuan kasus secara terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG)," kata Elzabeth.

Dari jumlah yang sudah ditemukan tersebut, kata Elzabeth, berada pada rentang usia yang bervariasi. Mulai dari anak-anak, usia produktif hingga lansia. Meski begitu, mayoritas berada pada usia produktif. Untuk penyebaran kasus sendiri merata di seluruh wilayah Bone Bolango.

Meski capaian penemuan cukup baik, Elzabeth mengakui adanya sejumlah tantangan dalam pengendalian TBC di Bone Bolango. Salah satu kendala yang kerap dihadapi adalah masih adanya pasien yang merasa malu untuk memeriksakan diri maupun menjalani pengobatan. Kondisi tersebut sangat disayangkan karena TBC merupakan penyakit yang dapat disembuhkan secara total apabila pasien menjalani pengobatan secara rutin.

"Faktor yang memperlambat penemuan kasus, itu biasanya pasien malu datang berobat ke fasyankes karena adanya stigma (buruk) TBC di masyarakat. Sebenarnya penyakit ini tidak perlu ada stigma negatif, karena pasien bisa sembuh jika mengkonsumsi obat secara teratur," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....