Dokter Spesialis Paru Tekankan Pentingnya Dukungan Keluarga bagi Pasien TBC
- 14 Jun 2026 13:18 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pengobatan Tuberkulosis (TBC). Hal tersebut disampaikan Dokter Spesialis Paru, Rahman Bahmid, saat memberikan edukasi terkait penanganan pasien TBC di Gorontalo, Jumat 12 Juni 2026
Menurut Rahman, keluarga memiliki peran strategis dalam memastikan pasien menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas melalui pembentukan Pengawas Menelan Obat (PMO).
Ia menjelaskan, dalam program penanggulangan TBC, setiap pasien dianjurkan memiliki PMO yang bertugas mengawasi secara langsung proses konsumsi obat.
“Awalnya dikenal sebagai Pengawas Minum Obat, tetapi sekarang lebih tepat disebut Pengawas Menelan Obat. Karena ada pasien yang hanya menyimpan obat di bawah lidah tanpa benar-benar menelannya. Karena itu diperlukan pengawasan langsung dari keluarga,” ujar Rahman.
Selain memastikan kepatuhan berobat, keluarga juga berperan dalam membantu pasien menghadapi efek samping pengobatan yang dapat muncul selama masa terapi.
Menurutnya, tidak sedikit pasien yang menghentikan pengobatan secara sepihak ketika mengalami efek samping, tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.
| Baca juga: Kaki Kesemutan Sebelah? Waspada! |
“Pasien TBC bisa mengalami efek samping ringan maupun berat. Jika keluarga peduli dan memberikan dukungan, mereka akan mendorong pasien untuk tetap kontrol ke dokter sehingga pengobatan bisa dilanjutkan dengan penanganan yang tepat,” katanya.
Rahman menegaskan, penghentian pengobatan sebelum waktunya dapat menyebabkan kondisi pasien memburuk dan meningkatkan risiko kegagalan terapi.
Karena itu, ia mengajak keluarga untuk aktif mendampingi anggota keluarga yang sedang menjalani pengobatan TBC agar proses penyembuhan berjalan optimal.
“Kalau keluarga juga tidak peduli, pasien berisiko menghentikan obat sendiri dan penyakitnya bisa semakin parah. Dukungan keluarga sangat menentukan keberhasilan pengobatan,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....