Cara Menghilangkan Kutu Rambut dengan Cepat

  • 26 Mei 2026 20:34 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kutu rambut (Pediculus humanus capitis) adalah parasit kecil yang hidup di kulit kepala manusia dan memakan darah. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kutu rambut sangat menular dan seringkali menyebabkan rasa gatal yang mengganggu.

Kutu rambut dewasa berukuran sekitar 2-3 mm dan berwarna putih keabu-abuan atau coklat.Telur kutu (nits) berwarna putih atau kekuningan dan menempel erat pada batang rambut dekat kulit kepala.

Penyebab Kutu Rambut

Kutu rambut sangat menular dan biasanya menyebar melalui kontak langsung dengan rambut orang yang terinfeksi.

Beberapa cara penularan kutu rambut meliputi:

  • Berbagi sisir, handuk, topi, atau bantal dengan orang yang terinfeksi
  • Kontak kepala dengan kepala saat bermain atau beraktivitas
  • Penggunaan bersama peralatan rambut seperti jepit rambut atau ikat rambut

Anak-anak usia sekolah dan keluarga mereka adalah kelompok yang paling berisiko terkena kutu rambut.

Gejala yang Tampak pada Pengidap Kutu Rambut

Ketika seseorang terserang kutu rambut atau kepala, berikut ini gejala yang biasanya muncul:

  • Gatal. Ini menjadi tanda umum infeksi kutu kepala. Rasa gatal menjalar dari kulit kepala, bahkan hingga leher dan telinga. Ini adalah reaksi alergi terhadap gigitan kutu yang biasanya terjadi selama 4 sampai 6 minggu.
  • Terasa ada yang bergerak. Saat diam, akan terasa ada yang berjalan pada kulit kepala. Gerakannya cepat dan cenderung hilang saat kamu menggaruknya.
  • Telur kutu pada batang rambut. Sementara saat melihatnya dari luar, akan tampak bintik-bintik kecil berwarna kecoklatan pada batang rambut. Telur ini paling sering terlihat pada rambut dekat telinga dan leher.
  • Luka. Munculnya luka pada kulit kepala, leher, dan bahu akibat garukan berlebihan. Terkadang muncul benjolan kecil berwarna merah akibat terinfeksi bakteri.
  • Sulit tidur. Pada beberapa kondisi kutu membuat seseorang mejadi sulit tidur, karena rasa gatal yang semakin parah terutama di malam hari.

Segera periksakan diri jika mengalami gejala yang tak kunjung membaik. Apalagi jika muncul luka dan koreng yang semakin parah seiring waktu.

Cara Menghilangkan Kutu Rambut dan Telurnya

Lalu, bagaimana cara menghilangkan kutu rambut yang mengganggu ini? Berikut beberapa cara yang bisa kamu coba lakukan:

1. Minyak jelantah

Minyak jelantah adalah minyak goreng yang sudah digunakan beberapa kali. Penggunaan berulang membuat minyak jelantah terlihat gelap dan sangat lengket.

Aroma minyak jelantah juga bercampur, terkadang agak tengik atau gurih tergantung dari penggunaan minyak tersebut.

Minyak jelantah ini bisa kamu gunakan untuk menghilangkan kutu rambut. Caranya dengan membaluri rambut dan kulit kepala.

Biarkan selama 10 menit, kemudian sisir rambut dengan sisir kutu. Biasanya, kutu rambut akan mati begitu terkena minyak jelantah, sehingga lebih mudah untuk menyingkirkannya.

2. Minyak kelapa

Jika kamu merasa tidak nyaman dengan minyak jelantah, kamu bisa menggunakan minyak kelapa sebagai cara menghilangkan kutu rambut lainnya.

Studi berjudul The in vivo pediculicidal efficacy of a natural remedy dalam Israel Medical Association Journal, asam laurat dalam minyak kelapa dapat membantu membunuh kutu.

Meski tidak seefektif menggunakan obat bebas, penggunaan minyak kelapa menjadi pilihan yang tepat bagi kelompok orang yang tidak dapat mentolerir bahan kimia kuat dalam obat.

Cara penggunaannya masih sama, yaitu membaluri kulit kepala dan helai-helai rambut dengan minyak kelapa.

Tekstur minyak kelapa tidak selengket minyak jelantah, sehingga kutu rambut masih bisa lolos ketika menggunakan minyak kelapa.

Selain membantu mengusir kutu rambut, minyak kelapa juga memiliki banyak manfaat lain untuk rambut..

3. Cuka dan garam

Selain minyak kelapa dan minyak jelantah, cara menghilangkan kutu rambut juga dapat menggunakan kombinasi cuka dan garam.

Kamu bisa mencampurkan kedua bahan ini ke dalam botol plastik, lalu kocok supaya tercampur merata.

Kemudian, semprotkan campuran ke kulit kepala, sisi-sisinya, dan helai-helai rambut secara merata. Tunggu selama 5 sampai 7 menit, lalu sisir rambut dan cuci bersih.

Kenapa menggunakan garam dan cuka? Alasannya karena garam bisa membuat kutu rambut mengalami dehidrasi.

Sementara itu, cuka bisa menghilangkan efek perekat yang berasal dari kutu rambut betina.

4. Mencampurkan minyak esensial

Jika di rumah tidak ada minyak kelapa, minyak jelantah, atau bahkan cuka dan garam, kamu bisa mencampurkan beberapa minyak esensial.

Caranya dengan mencampurkan beberapa jenis minyak esensial dengan air hangat.

Jika hanya ada tea tree oil, tetes

kan beberapa minyak itu ke dalam air di dalam botol semprot. Semprotkan ke seluruh kulit kepala dan rambut, kemudian diamkan selama 30 menit. Lalu sisir dan bilas dengan air bersih.

5. Kondisioner rambut

Cara menghilangkan kutu rambut juga bisa menggunakan kondisioner. Pertama, siapkan sisir khusus dengan batang yang sangat rapat.

Sisir jenis ini efektif menghilangkan kutu sekaligus telur yang menempel pada batang rambut. Selanjutnya, ikuti langkah ini:

  • Mencuci rambut dengan sampo biasa.
  • Oleskan banyak kondisioner.
  • Menyisir seluruh rambut kepala, dari akar hingga ujungnya

Selagi memakai produk perawatan rambut ini, kamu bisa menyisir rambut. Setidaknya, perlu waktu sekitar 10 menit untuk rambut pendek. Sementara itu, untuk rambut panjang, ikal atau keriting, prosesnya membutuhkan waktu lebih lama, yaitu 20 hingga 30 menit.

Lakukan langkah ini pada hari ke-1, 5, 9, dan 13 untuk menangkap kutu rambut yang baru menetas. Lalu, periksa kembali apakah rambut sudah bebas dari kutu pada hari ke-17. Jika belum, lakukan cara yang sama dari hari pertama.

6. Obat kutu

Obat kutu terbilang efektif sebagai cara menghilangkan kutu rambut. Pemberian obat kutu bisa kamu coba jika di hari ke-17 kutu rambut tak kunjung menghilang.

Obat jenis ini efektif membunuh kutu pada semua jenis rambut dan bisa kamu beli secara bebas.

Selain mencoba langkah tersebut, kamu juga bisa mengusir kutu dengan mengambilnya satu persatu. Pertama, pisahkan rambut menjadi beberapa bagian agar lebih mudah menyisirnya.

Kemudian, aplikasikan minyak zaitun atau almond agar lebih lengket dan kesat, sehingga kutu tidak mudah berpindah tempat.

Setelah itu, cari satu persatu kutu dan telurnya yang menempel pada batang rambut dan kulit kepala.

Setelah selesai, cuci rambut dan ulangi langkah tersebut, kemudian keringkan. Jangan lupa mencuci sisir dan handuk setelah menggunakannya.

7. Bawang putih

Cara menghilangkan kutu rambut terakhir yang bisa kamu coba adalah menggunakan bawang putih. Sebab, serangga ini tidak senang dengan aroma yang menyengat. Tak hanya itu, bawang putih juga mempunyai sifat antiperadangan dan antibakteri sehingga sering menjadi cara alternatif untuk membasmi kutu rambut.

Bukan tidak mungkin kutu rambut akan kembali lagi setelah kamu melakukan berbagai cara menghilangkan kutu rambut tadi.

Agar hal tersebut tidak terjadi, lakukan beberapa cara berikut ini:

  • Cuci semua barang-barang menggunakan air panas.
  • Masukkan barang yang tidak kamu pakai dalam kantong plastik.
  • Rendam sikat, sisir, dan aksesori rambut lainnya dalam air sabun panas selama 5 hingga 10 menit.

Beberapa pilihan obat kutu rambut yang tersedia di apotek meliputi:

  • Permethrin: Losion atau krim yang dioleskan pada rambut dan kulit kepala.
  • Pyrethrin: Sering dikombinasikan dengan piperonyl butoxide, digunakan sebagai sampo.
  • Malathion: Losion yang digunakan jika pengobatan lain tidak berhasil. Harus digunakan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk dokter.

Komplikasi Akibat Kutu Rambut yang Tidak Diobati

Kalau dibiarkan, kutu rambut bisa menyebabkan:

  • Infeksi kulit karena garukan berlebihan.
  • Impetigo, infeksi bakteri pada kulit.
  • Reaksi alergi terhadap gigitan kutu.

Langkah-Langkah Pencegahan Kutu Rambut

Agar kutu tidak datang lagi, kamu bisa mencegahnya dengan:

  • Tidak berbagi sisir, handuk, atau topi.
  • Memeriksa rambut anak secara rutin, terutama jika ada wabah di sekolah.
  • Mengajarkan anak agar tidak saling menempelkan kepala.
  • Mencuci pakaian dan sprei dengan air panas lalu mengeringkannya pada suhu tinggi.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, menjaga kebersihan diri dan lingkungan adalah kunci pencegahan kutu rambut. (sumber HD))

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....