Lansia Perokok Rentan Alami Komplikasi Penyakit Kronis
- 23 Mei 2026 08:46 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Dokter di Puskesmas Limboto, Nurhijjah Pakaja, mengingatkan bahaya rokok bagi kelompok lanjut usia atau lansia, terutama yang memiliki penyakit bawaan dan penyakit degeneratif.
Menurutnya, kebiasaan merokok pada lansia dapat memperburuk kondisi kesehatan dan meningkatkan risiko komplikasi berbagai penyakit kronis.
“Pengaruh rokok itu menyerang baik usia muda, usia remaja, usia dewasa, apalagi usia lanjut usia. Pada lanjut usia biasanya sudah banyak penyakit yang diderita seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, stroke, dan lain-lain,” ujar Nurhijjah, Jumat 22 Mei 2026.
Ia menjelaskan kandungan zat berbahaya dalam rokok, seperti nikotin, dapat memicu gangguan pada pembuluh darah dan jantung sehingga memperbesar risiko serangan jantung maupun stroke pada penderita hipertensi.
Menurutnya, asap rokok juga dapat mempercepat kerusakan organ tubuh pada penderita penyakit kronis.
“Misalnya pasien dengan hipertensi ditambah merokok, itu bisa menyebabkan penyakit jantung atau serangan jantung karena pembuluh darah menjadi rusak,” jelasnya.
Selain itu, kebiasaan merokok pada penderita diabetes juga dinilai sangat berbahaya karena dapat memicu komplikasi yang lebih berat, termasuk risiko amputasi.
Nurhijjah menegaskan rokok bukan hanya membahayakan perokok usia muda, tetapi juga sangat berisiko bagi lansia yang telah memiliki penyakit kronis dan penyakit degeneratif.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia, untuk mulai mengurangi hingga menghentikan kebiasaan merokok demi menjaga kualitas kesehatan dan mencegah komplikasi penyakit yang lebih parah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....