Cuaca Panas Ekstrem, Warga Diminta Jaga Kesehatan
- 26 Apr 2026 10:38 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID,Gorontalo - Cuaca panas ekstrem tengah melanda sejumlah wilayah di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Suhu udara yang terasa lebih terik dari biasanya membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama pada siang hari. Kondisi ini dipengaruhi oleh peningkatan intensitas radiasi matahari serta minimnya tutupan awan di beberapa daerah.
Badan meteorologi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca panas, terutama risiko dehidrasi dan gangguan kesehatan seperti kelelahan akibat panas (heat exhaustion) hingga serangan panas (heatstroke). Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta pekerja luar ruangan menjadi yang paling berisiko terdampak.
Dokter spesialis kedokteran darurat dan olahraga, Mark Conroy, mengatakan bahwa kebutuhan cairan harus dipenuhi bahkan sebelum tubuh merasa haus. Menurutnya, rasa haus sering kali menjadi tanda awal tubuh sudah mengalami kekurangan cairan.
Untuk mengurangi risiko tersebut, masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih guna menjaga hidrasi tubuh. Selain itu, aktivitas di luar ruangan sebaiknya dibatasi, khususnya pada pukul 10.00 hingga 15.00 saat suhu berada pada titik tertinggi.
Penggunaan pakaian yang ringan, longgar, dan berwarna terang juga disarankan agar tubuh tidak mudah menyerap panas. Masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan diimbau menggunakan pelindung seperti topi, payung, serta tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.
Di sisi lain, menjaga suhu tubuh tetap stabil menjadi langkah penting. Beristirahat di tempat teduh, menggunakan kipas angin atau pendingin ruangan, serta mandi air dingin dapat membantu tubuh beradaptasi dengan suhu lingkungan yang tinggi.
Ahli kesehatan juga mengingatkan pentingnya mengenali gejala awal gangguan akibat panas, seperti pusing, mual, lemas, dan keringat berlebih. Jika kondisi memburuk hingga menyebabkan kebingungan atau pingsan, masyarakat diminta segera mencari pertolongan medis.
Dengan meningkatnya suhu yang diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan, kesadaran dan langkah pencegahan menjadi kunci utama agar masyarakat tetap sehat dan produktif di tengah cuaca panas ekstrem.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....