Ciri-Ciri Amenore: Tanda Tidak Haid yang Perlu Diwaspadai
- 23 Apr 2026 14:41 WIB
- Gorontalo
Poin Utama
- #kesehatanreproduksiwanita
RRI.CO.ID, GORONTALO – Amenore atau amenorhea adalah kondisi ketika seseorang tidak mengalami menstruasi dalam jangka waktu tertentu, baik karena belum pernah haid (primer) maupun haid yang tiba-tiba berhenti selama tiga bulan atau lebih (sekunder). Kondisi ini tidak selalu berbahaya, namun juga tidak boleh diabaikan karena bisa menjadi tanda adanya perubahan hormon atau gangguan kesehatan tertentu.
Ciri utama seseorang mengalami amenore adalah tidak datangnya haid dalam jangka waktu tertentu, biasanya lebih dari 3 bulan berturut-turut pada wanita yang sebelumnya memiliki siklus normal. Namun, kondisi ini sering kali disertai beberapa tanda lain tergantung penyebabnya.
| Baca juga: Kenali Tanda Bahaya di Balik Sakit Kepala |
Beberapa ciri yang umum muncul antara lain:
- Perut terasa kram ringan seperti akan haid, tetapi menstruasi tidak datang
- Perubahan hormon yang memicu jerawat berlebih
- Rambut rontok atau sebaliknya tumbuh rambut halus di area tidak biasa (misalnya wajah)
- Perubahan berat badan yang drastis, baik naik maupun turun
- Payudara terasa nyeri atau bahkan keluar cairan (tanpa menyusui)
- Penurunan gairah atau tubuh terasa lebih cepat lelah
Amonere juga bisa dipicu oleh ketidakseimbangan hormon seperti pada Sindrom Ovarium Polikistik, gangguan tiroid, stres berkepanjangan, perubahan berat badan yang drastis, hingga olahraga berlebihan. Selain itu, penggunaan kontrasepsi hormonal juga dapat memengaruhi siklus haid sehingga berhenti sementara.
| Baca juga: Bangun Segar, Tanda Tubuh Sehat |
Langkah awal yang bisa dilakukan adalah memperbaiki gaya hidup seperti mengelola stres, menjaga pola makan, tidur cukup, serta menghindari aktivitas fisik yang berlebihan. Jika amenore berlangsung lama atau semakin mengganggu, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah dampak lebih lanjut.
Penting untuk mencari tahu penyebab amenore dan mendapatkan penanganan yang tepat. Jika kamu mengalami amenore, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....