Masalah Kematian Ibu di Gorontalo Bergeser Jadi Persoalan Sosial
- 19 Apr 2026 22:38 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Permasalahan kematian ibu hamil di Provinsi Gorontalo kini tidak lagi hanya dipandang dari sisi medis, tetapi telah berkembang menjadi persoalan sosial yang membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.
Ketua Tim Kerja Siaga Penurunan Angka Kematian Ibu Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo mengungkapkan, saat ini banyak kasus kematian ibu yang dipengaruhi oleh faktor keterlambatan dalam pengambilan keputusan di tingkat keluarga.
Menurutnya, dalam sejumlah kejadian, ibu hamil yang seharusnya segera dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan justru harus menunggu persetujuan dari suami, orang tua, atau anggota keluarga lainnya. Kondisi ini menyebabkan proses penanganan medis menjadi terhambat.
“Masalah kematian ibu ini bukan hanya soal medis, tapi sudah bergeser menjadi masalah sosial. Karena masih banyak ibu hamil yang bergantung pada keputusan keluarga saat akan dirujuk,” ujarnya.
Ia menambahkan, lamanya proses pertimbangan dalam keluarga menjadi salah satu faktor risiko yang dapat memperburuk kondisi ibu hamil. Padahal, dalam situasi darurat, kecepatan penanganan menjadi hal yang sangat krusial.
Keterlambatan, meskipun hanya dalam waktu singkat, dapat berdampak fatal bagi keselamatan ibu maupun bayi yang dikandung.
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat lebih meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat pada ibu hamil. Pengambilan keputusan yang cepat dan tepat dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka kematian ibu di daerah tersebut.
Pemerintah melalui Dinas Kesehatan juga terus mendorong edukasi kepada masyarakat agar tidak lagi menjadikan proses musyawarah yang berlarut sebagai penghambat dalam penanganan medis, terutama pada kondisi yang membutuhkan tindakan segera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....