“Ngopi Aman, Jangan Kebanyakan!”
- 20 Apr 2026 20:57 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID,Gorontalo - Kopi menjadi salah satu minuman favorit yang dikonsumsi masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Selain rasanya yang khas, kopi juga dikenal mampu meningkatkan energi dan membantu seseorang tetap fokus dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Namun demikian, konsumsi kopi tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Ada batas aman yang perlu diperhatikan agar manfaatnya tetap dirasakan tanpa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.
Mengutip laman fk.ui.ac.id dan dilansir dari tempo.com, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Profesor Budhi Setianto Purwowiyoto, menjelaskan bahwa batas aman konsumsi kafein bagi sebagian besar orang dewasa adalah kurang dari 500 miligram per hari. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 3 hingga 4 cangkir kopi. Dalam batas ini, kopi umumnya masih aman dan dapat memberikan manfaat tanpa menimbulkan efek samping.
Meski begitu, setiap orang memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda terhadap kafein. Ada yang merasa cukup dengan satu hingga dua cangkir, namun ada pula yang tetap nyaman mengonsumsi hingga tiga cangkir. Sebaliknya, sebagian orang bisa langsung merasakan gejala seperti jantung berdebar atau gelisah meski hanya mengonsumsi sedikit kopi. Karena itu, penting untuk mengenali respons tubuh masing-masing.
Di sisi lain, konsumsi kopi yang berlebihan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Asupan kafein lebih dari 400 miligram per hari berisiko menyebabkan insomnia, sakit kepala, kecemasan, detak jantung tidak teratur, hingga gangguan pencernaan.
Beberapa dampak yang perlu diwaspadai antara lain gangguan tidur akibat efek stimulan kafein, terutama jika dikonsumsi mendekati waktu istirahat. Selain itu, produksi asam lambung yang meningkat dapat memicu masalah seperti maag dan refluks asam.
Konsumsi kafein berlebihan juga dapat meningkatkan kecemasan dan ketegangan. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi ketergantungan, di mana tubuh membutuhkan asupan kopi lebih banyak untuk mendapatkan efek yang sama. Jika asupan dihentikan, bisa muncul gejala seperti sakit kepala, kelelahan, hingga mudah tersinggung.
Tak hanya itu, terlalu banyak konsumsi kopi juga dapat memengaruhi penyerapan kalsium dalam tubuh, yang berpotensi meningkatkan risiko osteoporosis, terutama pada individu dengan kondisi tertentu atau ibu hamil.
Dengan memahami batas aman dan risiko yang mungkin terjadi, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam mengonsumsi kopi. Menikmati kopi memang sah-sah saja, asalkan tidak berlebihan dan tetap memperhatikan kondisi tubuh masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....