IPeKB Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Risiko Kehamilan

  • 17 Apr 2026 08:00 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) menekankan pentingnya deteksi dini sebagai langkah utama dalam mencegah risiko kehamilan, bahkan sebelum pasangan memasuki masa pernikahan.

Penyuluh KB, Miftakhul Huda kepada RRI, menjelaskan bahwa pihaknya menjalankan program pendampingan keluarga melalui kesiapan menikah dan hamil. Program ini dilakukan dengan melibatkan tenaga kesehatan, termasuk bidan dan tim pendamping keluarga.

“Sebelum menikah, pasangan akan melalui proses skrining kesehatan seperti pemeriksaan anemia, kekurangan energi kronis (KEK), serta penyakit penyerta lainnya untuk memastikan kesiapan kehamilan,” ujarnya Jumat 17 April 2026.

Menurutnya, langkah ini penting agar calon ibu benar-benar dalam kondisi sehat sebelum memasuki masa kehamilan, sehingga dapat menekan risiko komplikasi.

Selain itu, pendampingan juga dilakukan kepada ibu hamil melalui edukasi dan pemantauan rutin, baik di posyandu maupun kunjungan langsung ke rumah.

“Ibu hamil dianjurkan melakukan pemeriksaan kehamilan minimal enam kali selama masa kehamilan atau antenatal care (ANC), guna memastikan kondisi ibu dan janin tetap sehat,” jelasnya.

IPeKB juga terus mengoptimalkan pendekatan di wilayah terpencil dengan memanfaatkan kegiatan posyandu sebagai sarana edukasi. Dalam kegiatan tersebut, petugas memastikan ibu hamil rutin memeriksakan kehamilannya serta memahami pentingnya asupan gizi yang seimbang.

Melalui upaya ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini risiko kehamilan semakin meningkat, sehingga dapat menekan angka komplikasi dan kematian ibu serta bayi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....