Dinkes Kabupaten Gorontalo Intensifkan Imunisasi Kejar Tangani KLB Campak

  • 16 Apr 2026 09:09 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Kabupaten Gorontalo – Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo terus mengintensifkan penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak melalui program imunisasi kejar atau Catch Up Campaign (CUC) yang dilaksanakan sepanjang April 2026.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Nonce Nasibu, Rabu 15 April 2026 mengatakan, Kabupaten Gorontalo menjadi salah satu wilayah yang terdampak KLB campak akibat rendahnya cakupan imunisasi di sejumlah daerah.

“Kasus campak ini terjadi karena masih rendahnya cakupan imunisasi di masyarakat, terutama di wilayah yang menjadi kantong campak,” ujarnya saat diwawancarai RRI.

Menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah strategi penanggulangan, salah satunya dengan memastikan cakupan imunisasi campak pada bayi dan balita mencapai target 85 hingga 90 persen.

Selain itu, melalui program CUC, petugas kesehatan melakukan penyisiran terhadap anak usia 9 hingga 59 bulan untuk melengkapi status imunisasi, baik imunisasi campak pertama (MR1) maupun kedua (MR2).

“Program ini dilaksanakan selama satu bulan penuh di seluruh wilayah kerja puskesmas, dengan sasaran bayi dan anak yang belum lengkap imunisasinya,” jelasnya.

Nonce menambahkan, puskesmas menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan program tersebut, mulai dari pendataan hingga pelaksanaan imunisasi di lapangan.

Ia berharap, melalui langkah ini, cakupan imunisasi dapat meningkat sehingga penularan campak dapat segera dikendalikan di Kabupaten Gorontalo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....