UNG dan UNISAN Dorong Bank Sampah dan Kebun Gizi Cegah Stunting
- 16 Agt 2026 17:23 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Pohuwato diperkuat melalui pengelolaan sampah dan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi. Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Universitas Ichsan Gorontalo (UNISAN) berkolaborasi memberikan pelatihan kepada kelompok Bank Sampah Maju Bersama dan Posyandu di Desa Buntulia Utara.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Jumat 12 Juni 2026 melalui Program Pemberdayaan Wilayah (PW) bertajuk Sinergi Pengelolaan Bank Sampah Produktif dan Kebun Pekarangan untuk Ketahanan Gizi serta Pencegahan Stunting. Program ini mengintegrasikan dua pendekatan, yakni peningkatan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah serta pemanfaatan lahan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan bergizi keluarga.
Ketua Tim Pengabdian, Dr. Selvi, S.E., M.Si., mengatakan pengelolaan sampah dan ketahanan gizi merupakan dua persoalan yang dapat ditangani secara bersamaan melalui pemberdayaan masyarakat. Pelatihan pemilahan sampah diberikan kepada Kelompok Pengrajin Bank Sampah Maju Bersama. Peserta mendapatkan keterampilan untuk mengidentifikasi dan memilah sampah organik maupun anorganik agar dapat dikelola dan memiliki nilai ekonomis.
"Pemilahan sampah yang baik dapat menjadi sumber penghasilan tambahan melalui bank sampah, sementara pemanfaatan pekarangan untuk kebun gizi mampu menyediakan sumber pangan sehat secara mandiri bagi keluarga," ucap Dr. Selvi.
Sementara itu, Kelompok Posyandu mendapatkan pelatihan budidaya kebun dan gizi. Materi diarahkan pada pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam berbagai jenis sayuran yang dapat menjadi sumber pangan bergizi bagi keluarga.
Tim pelaksana kegiatan terdiri dari Dr. Selvi, S.E., M.Si., bersama Irwan Yantu, S.Pd., M.Si., Ika Okhtora Angelia, S.P., M.Sc., dan Rahmiyati Kasim, S.TP., M.Si. Empat mahasiswa UNG juga dilibatkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri kelompok mitra sasaran, Pemerintah Desa Buntulia Utara, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato, serta perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Dukungan berbagai pihak dinilai penting agar program pengelolaan lingkungan dan penguatan gizi dapat berjalan secara berkelanjutan.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Kemendiktisaintek atas dukungan penuh terhadap Program PW tahun 2026. Terima kasih pula kepada UNG, UNISAN, Pemerintah Desa Buntulia Utara, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, serta seluruh mitra dan masyarakat," kata Dr. Selvi.
Program kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Pengelolaan bank sampah diharapkan membuka peluang ekonomi, sementara kebun gizi dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung pencegahan stunting di Desa Buntulia Utara. (RA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....