Musim Pancaroba Picu Peningkatan Risiko Penyakit pada Anak dan Lansia
- 14 Apr 2026 19:31 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Musim pancaroba yang tengah terjadi saat ini menyebabkan kondisi cuaca menjadi tidak menentu, dengan perubahan suhu dan curah hujan yang sulit diprediksi. Situasi ini berdampak pada meningkatnya risiko berbagai penyakit, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia (lansia).
Tenaga Kesehatan, Dokter Nurhijjah Pakaya mengungkapkan bahwa perubahan cuaca yang tidak stabil menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kasus penyakit di masyarakat.
Menurutnya, penyakit yang paling sering menyerang pada masa pancaroba adalah infeksi saluran pernapasan atau ISPA. Gejala yang muncul pun beragam, mulai dari batuk, demam hingga sesak napas.
“Memang cuaca saat ini tidak menentu. Penyakit yang menyerang kelompok rentan biasanya penyakit saluran pernapasan atau ISPA, dengan gejala batuk, panas sampai sesak napas,” ujar dr. Nurhijjah.
Ia menambahkan, kondisi ini menjadi lebih berbahaya jika dialami oleh lansia. Pasalnya, sebagian besar lansia telah memiliki penyakit penyerta atau kronis seperti diabetes, hipertensi, hingga gangguan jantung.
“Yang paling berbahaya itu kalau terjadi pada lansia, karena biasanya mereka sudah mengidap penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, jantung dan lain-lain,” tambahnya.
Untuk itu, masyarakat diimbau agar lebih waspada dan menjaga kondisi kesehatan, terutama di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu. Penerapan pola hidup sehat, menjaga daya tahan tubuh, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala penyakit menjadi langkah penting yang perlu dilakukan.
Dengan kewaspadaan dan pencegahan yang tepat, dampak buruk musim pancaroba diharapkan dapat diminimalisir, khususnya bagi kelompok rentan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....