Duduk Terlalu Lama Tingkatkan Risiko Penyakit Kronis

  • 30 Jan 2026 18:13 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kebiasaan duduk terlalu lama menjadi salah satu faktor risiko kesehatan yang semakin sering dibahas dalam beberapa tahun terakhir. Pola hidup minim aktivitas fisik atau sedentari banyak terjadi pada pekerja kantoran, pelajar, hingga masyarakat yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer maupun gawai.

Duduk dalam durasi panjang tanpa jeda dapat memperlambat metabolisme tubuh dan menurunkan kemampuan tubuh dalam membakar kalori. Kondisi ini berkontribusi pada peningkatan berat badan, obesitas, serta risiko penyakit tidak menular seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Selain itu, kurangnya pergerakan juga dapat memengaruhi kadar gula darah dan tekanan darah.

Dari sisi muskuloskeletal, duduk terlalu lama sering menimbulkan keluhan nyeri punggung, leher, dan bahu akibat postur tubuh yang tidak ideal. Tekanan yang terus-menerus pada tulang belakang dan otot dapat memicu gangguan pada struktur tubuh jika berlangsung dalam jangka panjang. Sirkulasi darah yang tidak lancar, terutama pada bagian kaki, juga berpotensi meningkatkan risiko varises.

Kebiasaan ini umumnya dipicu oleh tuntutan pekerjaan dan gaya hidup modern yang serba digital. Aktivitas belajar, bekerja, hingga hiburan kini banyak dilakukan dalam posisi duduk, sehingga waktu bergerak menjadi semakin terbatas.

Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, masyarakat disarankan membiasakan diri melakukan peregangan ringan setiap 30 hingga 60 menit, berjalan kaki singkat di sela aktivitas, serta rutin berolahraga setidaknya 30 menit per hari. Penataan ruang kerja yang ergonomis juga penting untuk menjaga postur tubuh tetap baik.

Meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya aktivitas fisik menjadi langkah awal dalam mencegah berbagai risiko kesehatan akibat duduk terlalu lama. Perubahan kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....