Manusia Bertambah , Kenapa Bumi tidak Makin Berat?
- 21 Sep 2026 14:24 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Jumlah manusia di Bumi terus bertambah. Pada 1987, populasi dunia mencapai sekitar lima miliar jiwa. T
iga puluh satu tahun kemudian, pada 2018, jumlah tersebut telah meningkat menjadi sekitar 7,6 miliar manusia. Lalu muncul pertanyaan menarik: kalau jumlah manusia semakin banyak, ditambah gedung, jalan, kendaraan, dan berbagai bangunan yang terus dibangun, apakah Bumi menjadi semakin berat?
Jawabannya, secara praktis, tidak.
| Baca juga: Fakta Baru Evolusi Manusia |
Sebab, tubuh manusia tidak tercipta dari materi baru yang datang dari luar angkasa. Tubuh kita tersusun dari atom-atom yang sebelumnya sudah berada di Bumi.
Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari oksigen, karbon, hidrogen, nitrogen, kalsium, fosfor, dan berbagai unsur lainnya. Atom-atom tersebut masuk ke tubuh melalui makanan, minuman, dan udara, kemudian terus berpindah dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
Begitu pula dengan gedung dan bangunan. Ketika sebuah rumah dibangun, materialnya berasal dari pasir, batu, kayu, logam, semen, dan berbagai bahan yang sebelumnya sudah menjadi bagian dari lingkungan Bumi.
Artinya, pembangunan hanya memindahkan dan mengubah bentuk materi. Kayu dari pohon berubah menjadi meja. Batu dan pasir berubah menjadi beton. Mineral dari tanah berubah menjadi logam. Sementara unsur dari makanan berubah menjadi bagian dari tubuh manusia.
Jadi, meskipun manusia semakin banyak dan kota semakin besar, sebagian besar materi tersebut sebenarnya hanya berpindah tempat atau berubah bentuk. Bahkan, atom-atom yang menyusun tubuh kita bukanlah atom yang “baru dibuat” ketika kita lahir.
| Baca juga: Dataland, Museum Seni AI Pertama di Dunia |
Sebagian besar berasal dari materi yang telah mengalami perjalanan panjang melalui udara, air, tanah, tumbuhan, hewan, dan makhluk hidup lainnya.
Inilah salah satu konsep menarik dalam ilmu alam: materi di Bumi terus didaur ulang.
Manusia lahir, tumbuh, dan suatu saat kembali menjadi bagian dari lingkungan. Bangunan didirikan, digunakan, dihancurkan, kemudian materialnya dapat digunakan kembali.
Jadi, pertumbuhan populasi manusia memang mengubah permukaan dan lingkungan Bumi secara luar biasa, tetapi tidak membuat massa Bumi bertambah secara signifikan hanya karena jumlah manusia atau bangunan meningkat.
Bumi pada dasarnya tidak mendapatkan miliaran manusia sebagai “materi tambahan”. Kita hanya menggunakan kembali atom-atom yang memang sudah ada di planet ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....