UBM Gorontalo Batasi 10 Mahasiswa di Angkatan Pertama S3 Manajemen

  • 08 Agt 2026 14:33 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Minat masyarakat terhadap Program Doktor (S3) Manajemen Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo cukup tinggi. Setelah proses sosialisasi dilakukan, sebanyak 12 calon mahasiswa tercatat telah melakukan registrasi untuk mengikuti seleksi angkatan pertama.

Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo, Dr. Azis Rachman mengatakan, tingginya animo tersebut bahkan telah melampaui kuota mahasiswa yang ditetapkan untuk angkatan perdana Program S3 Manajemen UBM Gorontalo. Azis menjelaskan, calon mahasiswa yang belum masuk dalam 10 orang terpilih tidak langsung dinyatakan gugur. Mereka akan diarahkan untuk mengikuti proses penerimaan pada angkatan berikutnya karena penyelenggaraan program doktor memiliki batasan kuota.

“Dari 12 yang sudah melakukan registrasi pembayaran, ini yang akan kami lakukan seleksi sehingga memang dari 12 kami akan menerima 10 yang menjadi mahasiswa angkatan pertama,” kata Azis kepada RRI seusai launching Program Doktor S3 Manajemen Pascasarjana UBM Gorontalo, Sabtu 8 Agustus 2026.

“Yang lainnya karena kuotanya terbatas, maka akan kami geser untuk menunggu angkatan kedua. Ini salah satu upaya karena ternyata minat masyarakat terhadap program S3 terus meningkat bahkan melampaui kuota,” ucapnya.

Menurut Azis, keterbatasan kuota tersebut justru menjadi momentum bagi UBM Gorontalo untuk melakukan seleksi secara ketat dan memastikan mahasiswa yang diterima memiliki kualitas akademik yang sesuai dengan standar program doktor.

Ia menegaskan, pihak yayasan tidak ingin jumlah mahasiswa yang diterima pada awal perkuliahan kemudian berkurang di tengah proses pendidikan. Karena itu, proses seleksi sejak awal menjadi bagian penting untuk memastikan mahasiswa mampu menyelesaikan pendidikan hingga memperoleh gelar doktor.

“Kita jadikan momentum untuk betul-betul menyaring dan menyeleksi mahasiswa yang berkualitas, sehingga angkatan pertama ini betul-betul masuk 10, maka keluar 10 juga. Kita tidak akan biarkan masuk 10 kemudian berkurang pada saat proses perjalanannya,” kata Azis.

Azis juga menekankan pentingnya menjaga kualitas penyelenggaraan Program S3 Manajemen setelah pemerintah pusat memberikan kepercayaan kepada UBM Gorontalo untuk membuka program tersebut. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui tata kelola akademik yang sesuai ketentuan.

“Kami ingin Program Doktor S3 Manajemen ini memiliki daya saing. Kepercayaan pemerintah pusat memberikan izin penyelenggaraan S3 ke UBM Gorontalo menjadi amanah,” tambahnya.

Azis berharap kualitas penyelenggaraan Program S3 Manajemen UBM Gorontalo dapat mendorong peningkatan status akreditasi dalam waktu yang tidak terlalu lama. Ia menargetkan program tersebut mampu memperoleh akreditasi minimal baik sekali dan bahkan berpeluang mencapai predikat unggul.

Sementara itu, Rektor UBM Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, mengatakan kehadiran Program Doktor Manajemen menjadi tonggak penting dalam perjalanan UBM Gorontalo sekaligus perkembangan perguruan tinggi swasta di wilayah LLDIKTI Wilayah XVI.

“Hadirnya Program Doktor Manajemen di UBM Gorontalo merupakan tonggak penting dalam sejarah perjalanan Universitas Bina Mandiri dan juga perguruan tinggi swasta di LLDIKTI Wilayah XVI,” kata Titin.

Menurutnya, program tersebut menjadi aset bagi pemerintah daerah dan masyarakat karena membuka akses pendidikan doktor bidang manajemen yang lebih dekat, mudah, dan terjangkau, khususnya bagi masyarakat Gorontalo dan kawasan Indonesia Timur.

Titin berharap kehadiran Program S3 Manajemen dapat dimanfaatkan untuk mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam bidang ilmu manajemen.

“Hadirnya Program S3 Manajemen di UBM Gorontalo tahun ini adalah buah dari kerja sama dan dukungan kita semua. Mari kita gunakan kesempatan ini dengan baik untuk mempercepat pengembangan sumber daya manusia di Indonesia, khususnya di Provinsi Gorontalo dan Indonesia Timur,” tambahnya. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....