Mahasiswa UNG Presentasikan Mini Riset di BRMP Gorontalo

  • 02 Agt 2026 01:19 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Gorontalo menggelar Seminar Presentasi Proposal Mini Riset sebagai bagian dari Program Magang Berdampak yang diikuti mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa memaparkan rancangan penelitian yang akan dilaksanakan selama masa magang.

Sebanyak lima mahasiswa mempresentasikan proposal mini riset yang disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan dan permasalahan di lingkungan BRMP Gorontalo. Proposal tersebut merupakan salah satu luaran Program Magang Berdampak yang berlangsung selama tiga bulan, mulai Juni hingga Agustus 2026, dengan mengintegrasikan kompetensi akademik mahasiswa dan kebutuhan pengembangan inovasi di bidang pertanian.

Seminar dihadiri Kepala Balai Besar BRMP Gorontalo, penanggung jawab program magang, pembimbing lapangan, serta para pejabat fungsional BRMP Gorontalo. Dalam kesempatan itu, mahasiswa memaparkan sejumlah rancangan riset, di antaranya teknologi otomatisasi pengairan, sistem pemupukan, dan mesin pengering benih padi.

Selama seminar, para peserta memperoleh berbagai masukan, saran, dan rekomendasi untuk menyempurnakan proposal penelitian. Diharapkan, penelitian yang akan dilaksanakan memiliki kualitas ilmiah yang baik, relevan dengan kebutuhan institusi, serta memberikan manfaat bagi pengembangan riset dan inovasi di bidang pertanian.

Kepala Balai Besar BRMP Gorontalo, Ardi Praptono, S.P., M.Agr., mengatakan gagasan riset yang dipresentasikan mahasiswa memberikan perspektif baru, terutama dalam pengembangan otomatisasi proses pertanian.

"Ide-ide riset yang disampaikan mahasiswa memberikan insight baru, terutama dalam hal otomatisasi proses pertanian. Kami berharap mini project ini tidak hanya menjadi luaran program magang, tetapi dapat dikembangkan menjadi prototipe yang bermanfaat dan mempermudah kegiatan usaha tani di lapangan," ujar Ardi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....