Mahasiswa UNG Luncurkan Prodigdes Dorong Transparansi Digital di Desa Botutonuo

  • 23 Mei 2026 12:30 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak dari Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo meluncurkan platform Prodigdes atau Profil Digital Desa di Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Jumat 22 Mei 2026. Platform digital tersebut dihadirkan sebagai upaya mempercepat transformasi digital desa melalui sistem informasi terpadu yang mendukung pelayanan publik, transparansi pemerintahan, hingga promosi potensi daerah.

Mahasiswa KKN yang terlibat dalam pengembangan platform itu di antaranya Dhimaz Pramudya LC Lasabang, Fahmi Hainunisa, Fauzia Nur’Aini Kuku, Galang Khairi Imawan Tolinggi, Moh Putra Ramadhan Abdullah, hingga Teguh Dwi Saputro.

Koordinator Desa KKN Berdampak UNG, Moh. Putra Ramadhan Abdullah, mengatakan Prodigdes dirancang bukan sekadar profil desa digital biasa, tetapi juga menjadi pusat layanan dan informasi berbasis teknologi.

“Platform ini dilengkapi berbagai fitur strategis, mulai dari transparansi anggaran desa melalui publikasi data APBDes, informasi penyaluran bantuan sosial, integrasi data penduduk, hingga galeri kegiatan desa dan promosi potensi lokal,” ucap Putra Ramadhan.

Ia menjelaskan platform tersebut juga menjadi etalase digital untuk memperkenalkan potensi wisata dan produk UMKM khas Desa Botutonuo agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Kepala Desa Botutonuo, Nuzzul Abdul Radjak, mengapresiasi inovasi yang dihadirkan mahasiswa KKN UNG karena dinilai mampu meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan desa sekaligus memperluas akses informasi publik.

“Kehadiran sistem informasi ini merupakan sebuah langkah maju yang konkret bagi desa kami menuju Desa Digital. Platform ini tidak hanya mempermudah pelayanan administrasi internal desa agar lebih cepat dan efisien, tetapi juga menjadi jendela informasi bagi dunia luar,” kata Nuzzul Abdul Radjak.

Selain meluncurkan aplikasi, tim KKN Berdampak UNG juga memberikan pelatihan teknis kepada aparat desa agar mampu mengelola dan memperbarui data secara mandiri setelah program KKN selesai.

Sekretaris Kecamatan Kabila Bone, Zulkarnain Antuke, berharap Prodigdes dapat menjadi proyek percontohan yang diterapkan di desa lain sehingga seluruh potensi UMKM, pariwisata, dan profil desa di Kecamatan Kabila Bone dapat terintegrasi dalam satu pusat data digital.

“Ini adalah inovasi yang luar biasa. Harapannya, sistem ini bisa menjadi pilot project yang diterapkan di desa lainnya di Kecamatan Kabila Bone,” tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....