Transformasi UIN Gorontalo Segera Terwujud, Tunggu Tanda Tangan Presiden
- 14 Jun 2026 17:30 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Proses transformasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Gorontalo memasuki tahap akhir. Seluruh persyaratan administrasi telah diselesaikan dan saat ini dokumen perubahan status tersebut telah berada di meja Presiden untuk mendapatkan persetujuan.
Wakil Rektor III IAIN Sultan Amai Gorontalo, Sahmin Madina saat dikonfirmasi RRI, Minggu 14 Juni 2026 mengatakan, bahwa IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi salah satu dari tiga perguruan tinggi keagamaan yang akan segera bertransformasi menjadi universitas. Menurutnya, perubahan status menjadi UIN akan membuka peluang pengembangan kampus yang lebih luas sebagai pusat peradaban Islam dan ilmu pengetahuan di Gorontalo. Tidak hanya fokus pada ilmu agama, tetapi juga memperluas bidang ilmu umum sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia berharap masyarakat Gorontalo dapat memberikan doa dan dukungan agar proses perubahan status tersebut segera ditandatangani oleh Presiden dan informasi resminya dapat diterima dari Kementerian Agama dalam waktu dekat.
“Alhamdulillah seluruh tahapan menjadi prasyarat transformasi dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri UIN Gorontalo itu sudah selesai semuanya. Insya Allah tiga yang akan bertransformasi yaitu IAIN Sultan Amai Gorontalo, IAIN Kendari, dan Institut Agama Buddha Tangerang. Saat ini semuanya sudah berada di meja Presiden,” Ujar Warek III, Sahmin Madina
“Insya Allah awal bulan Juli kita sudah mendapatkan informasi langsung dari Kementerian Agama terkait transformasi IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi UIN Gorontalo,” kata Sahmin
Saat ini, IAIN Sultan Amai Gorontalo telah memiliki 22 program studi dan terus melakukan pengembangan. Beberapa program studi baru yang telah dibuka yakni Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika, dan Pendidikan IPA. Ke depan, kampus tersebut juga berencana membuka fakultas di bidang kesehatan dan pertanian.
“Transformasi ini menjadi perkembangan yang sangat baik karena prodi-prodi yang ada akan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Kita tidak hanya terbatas pada pendidikan agama, tetapi juga ilmu umum yang semakin berkembang,” tambahnya.
Baca Juga : Mahasiswa Sambut Positif Transformasi IAIN Sultan Amai Menjadi UIN Gorontalo
Dari sisi mutu pendidikan, Sahmin menjelaskan bahwa akreditasi institusi IAIN Sultan Amai Gorontalo telah meraih predikat unggul. Selain itu, lebih dari 10 program studi juga telah mendapatkan akreditasi unggul, di antaranya bidang ekonomi, pendidikan, hukum, komunikasi, ilmu tafsir, ilmu qiraat, bahasa Arab, bahasa Inggris, perbankan Islam, dan ekonomi Islam.
Sahmin juga mengajak para lulusan SMA dan sederajat yang belum mendapatkan kesempatan masuk perguruan tinggi negeri agar memanfaatkan kesempatan pendaftaran di IAIN Sultan Amai Gorontalo melalui pembukaan kelas lokal.
“Kami membuka kesempatan bagi siswa yang belum terakomodasi di perguruan tinggi negeri. Terutama bagi keluarga kurang mampu, kami menyiapkan bantuan beasiswa dan akan membantu melalui Program KIP dengan memenuhi persyaratan yang berlaku,” ujarnya.
Sahmin Madina mengungkapkan, sebagai Warek III pihaknya melaksanakan Visi dan Misi Kampus berdasarkan arahan atau perintah Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag, untuk menjadi Perguruan Tinggi Islam yang Unggul dan Berdaya Saing Global dalam Studi Islam yang Kontekstual. Ia menegaskan bahwa sebagai perguruan tinggi negeri, IAIN Sultan Amai Gorontalo memiliki komitmen untuk memberikan akses pendidikan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membebani biaya yang tinggi.
“Kampus kami berpihak kepada masyarakat. Tugas kami adalah menerima dan melayani masyarakat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami juga tidak meminta dana pembangunan dan biaya SPP sangat terjangkau,” ucap Sahmin. (RA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....