Penjangkauan Siswa Sekolah Rakyat di Boalemo Diperluas, Gratis dan Berkualitas
- 03 Jun 2026 18:20 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Proses penjangkauan calon siswa untuk Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 Boalemo terus dilakukan guna memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh akses pendidikan gratis dan berkualitas. Upaya tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan program pendidikan berasrama yang ditujukan bagi masyarakat miskin dan rentan. Selain melakukan penjangkauan calon peserta didik, pihak sekolah mulai mempersiapkan pelaksanaan proses belajar mengajar agar kegiatan pendidikan dapat berjalan maksimal saat tahun ajaran baru dimulai. Berbagai kebutuhan sarana, prasarana, dan sistem pembelajaran mulai disiapkan secara bertahap.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 Boalemo, Mokhamad Syaifudin, mengatakan program Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi bagi anak-anak dari keluarga miskin yang selama ini mengalami keterbatasan dalam mengakses pendidikan formal.
"Penjangkauan terus kami lakukan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan pendidikan yang layak, gratis, dan berkualitas melalui Sekolah Rakyat," ucap Mokhamad Syaifudin, Rabu 3 Juni 2026.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang setara dengan anak-anak lainnya.
Sementara itu, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Boalemo terus bergerak melakukan pendataan calon siswa hingga ke desa-desa. Pendataan dilakukan bersama tenaga pendamping sosial, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta organisasi perangkat daerah terkait.
Kepala Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Boalemo, Syafruddin Lamusu, mengatakan hingga saat ini jumlah calon siswa yang berhasil dijangkau mencapai 161 orang dari target 270 siswa yang dibutuhkan untuk tahun ajaran pertama.
"Hingga saat ini kami telah menjangkau 161 calon siswa dari target 270 siswa yang akan mengisi kuota Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 Boalemo," kata Syafruddin Lamusu.
Ia menjelaskan kuota tersebut terdiri atas 90 siswa jenjang sekolah dasar, 90 siswa sekolah menengah pertama, dan 90 siswa sekolah menengah atas. Pendataan akan terus dilakukan hingga target terpenuhi.
Menurut Syafruddin, Sekolah Rakyat mengusung konsep pendidikan gratis lengkap dengan sistem asrama yang seluruh pembiayaannya ditanggung oleh negara. Program ini diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kategori desil satu dan desil dua.
"Seluruh kecamatan di Kabupaten Boalemo akan menjadi sasaran penjangkauan agar seluruh anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses pendidikan yang layak dan merata," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 dapat menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat miskin, sekaligus membantu memutus rantai kemiskinan di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....