Kampus Berdampak, Meningkatkan Kontribusi Perguruan Tinggi Terhadap Masyarakat

  • 04 Feb 2026 12:15 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Dalam rangka meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Tehnologi RI melalui program Kampus Berdampak mendorong perubahan paradigma dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia. 

Menurut Kepala LLDIKTI Wilayah 16, Munawir Sadzali Razak, Pada dialog Interaktif, Senin 02 Februari 2026 menegaskan, program Kampus Berdampak ini merupakan kebijakan baru yang bertujuan agar perguruan tinggi tidak hanya fokus pada kegiatan akademis. Namun ia berharap Perguruan tinggi baik itu Negeri dan Swasta menjadi solusi nyata bagi permasalahan yang ada di masyarakat.  

"Program Dikti Saintek Berdampak atau Kampus Berdampak ini baru dirilis oleh Kementerian di tahun 2025, dengan harapan agar perguruan tinggi di Indonesia tidak menjadi menara gading yang hanya sibuk dengan kegiatan tridharma-nya, namun lupa memberikan kontribusi konkret terhadap permasalahan yang ada di masyarakat," Ujar Munawir Sadzali Razak.

Ia menjelaskan, Program Kampus Berdampak ini mengajak perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, untuk melakukan perubahan signifikan. Salah satunya adalah dengan menggeser paradigma dari kampus yang hanya berorientasi akademik (akademik sentris) menjadi kampus yang solutif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Kampus berdampak ini harus dipahami sebagai kampus yang hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ilmu pengetahuan yang dikelola di perguruan tinggi tidak hanya berhenti pada publikasi jurnal, tetapi harus mampu bertransformasi menjadi solusi nyata atau yang sering kita dengar dengan istilah dihiritasi," tambahnya 

Lebih lanjut, Kepala LLDIKTI Wilayah 16 tersebut mengungkapkan, meskipun nama Kampus Berdampak mungkin terdengar baru, program ini pada dasarnya merupakan pendekatan baru dalam memaknai Tri Dharma Perguruan Tinggi yang selama ini dijalankan oleh kampus-kampus di Indonesia. 

"Program ini memberikan ruang dan kesempatan kepada perguruan tinggi untuk menjadi pusat solusi atas segala persoalan yang ada di masyarakat. Kami ingin agar perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat mencetak lulusan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar," ucap Munawir Sadzali Razak

Dengan adanya program Kampus Berdampak, diharapkan perguruan tinggi di Indonesia dapat memainkan peran yang lebih besar dalam memecahkan berbagai tantangan sosial dan memberikan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pemerintah pun berharap agar kampus-kampus yang ada di seluruh wilayah, termasuk di Gorontalo, dapat lebih aktif dalam memberikan kontribusi langsung terhadap penyelesaian masalah sosial di daerah masing-masing. (RA) 


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....