Tiga Mahasiswa UNG Mengikuti Program Erasmus+ International

  • 12 Des 2025 17:04 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : Tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mendapatkan kesempatan berharga untuk memperluas wawasan akademik mereka di Eropa. Mereka adalah Rendy Gobel dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Khofifah Reihana Arbie, dan Nailah Kh. Mokoagow dari Program Studi Psikologi. Ketiganya berhasil lolos seleksi ketat dalam program Erasmus+ International Credit Mobility Project, yang memungkinkan mereka untuk menempuh perkuliahan di salah satu universitas terkemuka di Slovakia, Eropa Tengah.

Program Erasmus+ International Credit Mobility Project bertujuan untuk mempererat hubungan antara universitas-universitas di Eropa dengan negara mitra di luar Eropa. Program ini menawarkan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan dan pengalaman internasional, sekaligus memperluas jaringan akademik dan profesional mereka. Seleksi untuk mengikuti program ini sangat ketat, dan hanya mahasiswa dengan rekam jejak akademik dan kemampuan terbaik yang terpilih.

Dekan FIP, Dr. Arwildayanto, M.Pd., menyambut baik pencapaian ketiga mahasiswa tersebut. Menurutnya, terlibat dalam program Erasmus+ memberikan peluang emas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas keilmuan dan kemampuan pribadi mereka melalui pengalaman belajar di luar negeri.

"Terlibat dalam program Erasmus+ International Credit Mobility Project memberikan kesempatan tak ternilai untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan dengan belajar di kampus luar negeri. Ini adalah peluang yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperluas wawasan dan memperkuat kapasitas individu," ujar Dr. Arwildayanto.

Sementara itu, Rektor UNG Eduart Wolok, juga memberikan apresiasi atas capaian ketiga mahasiswa FIP tersebut. Ia menyatakan bahwa keberhasilan ini mencerminkan daya saing global yang dimiliki oleh mahasiswa UNG dan sejalan dengan visi universitas untuk terus meningkatkan reputasi internasionalnya.

"Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh ketiga mahasiswa ini. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa UNG memiliki daya saing yang tinggi di tingkat global. Kami berharap mereka dapat memanfaatkan pengalaman di Slovakia dengan sebaik-baiknya, menjadi duta kampus, dan kembali dengan ilmu serta jaringan yang lebih luas," ujar Prof. Wolok.

Keberangkatan ketiga mahasiswa FIP ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi UNG, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa lainnya untuk mengikuti jejak mereka dalam mengembangkan diri di panggung internasional. Program Erasmus+ International Credit Mobility Project diharapkan dapat terus menjadi ajang bagi mahasiswa UNG untuk berkolaborasi dan belajar dari berbagai institusi pendidikan terkemuka di dunia. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....