UPT BPPSBP Gorontalo Wahana Belajar Generasi Muda

  • 02 Okt 2026 12:08 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo — Tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan tugas teknis di bidang perbenihan dan sertifikasi benih, UPT Balai Perbenihan Pengawasan Sertifikasi Benih Pertanian (BPPSBP) Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo juga menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk mengenal dunia kerja secara langsung.

Melalui kerja sama dengan lembaga pendidikan, UPT BPPSBP secara rutin menerima siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan mahasiswa untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) maupun kegiatan magang.

Langkah ini menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia, khususnya di bidang pertanian.

Salah satu peserta PKL adalah enam siswa SMK Negeri 1 Tiloan, Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah, yang mengikuti kegiatan selama tiga bulan.

Selama berada di lingkungan UPT BPPSBP, para siswa mendapatkan kesempatan untuk melihat dan mempelajari secara langsung berbagai aktivitas yang berkaitan dengan perbenihan dan pengawasan sertifikasi benih.

Kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan pembelajaran di ruang kelas. Para siswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga dapat melihat bagaimana pengetahuan pertanian diterapkan dalam lingkungan kerja yang sesungguhnya.

Kepala UPT BPPSBP Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Safrano, mengatakan bahwa kegiatan magang telah menjadi bagian dari pembelajaran yang secara rutin dilaksanakan di UPT BPPSBP setiap tahun.

“Kegiatan magang telah menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang secara rutin diterima oleh UPT BPPSBP setiap tahun, sebagai bagian dari upaya memberikan ruang kepada siswa/mahasiswa untuk belajar dan mengenal dunia kerja secara langsung," kata Safrano, Kamis, 1 Oktober 2026.

Safrano berharap pengalaman yang mereka peroleh di sini dapat menjadi bekal ketika melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Bagi peserta, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia kerja sekaligus memahami pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab.

Salah seorang siswa magang, Ela Anjarwati, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru yang tidak sepenuhnya diperoleh selama pembelajaran di kelas.

“Selama mengikuti magang, kami mendapatkan pengalaman secara langsung di lapangan. Kami bisa mengetahui bagaimana kegiatan pengawasan sertifikasi benih dan perbenihan dilakukan, sekaligus belajar tentang kedisiplinan dan tanggung jawab dalam bekerja,” ungkapnya.

Pelaksanaan kegiatan magang dan PKL setiap tahun menunjukkan komitmen UPT BPPSBP dalam mendukung proses pendidikan sekaligus mempersiapkan generasi muda agar memiliki pengalaman praktis sebelum memasuki dunia kerja.

Lingkungan kerja di UPT BPPSBP dimanfaatkan sebagai wahana pembelajaran yang memungkinkan siswa dan mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dengan tetap mendapatkan arahan dan pendampingan dari pembimbing.

Sepanjang tahun 2026, UPT BPPSBP telah menerima peserta dari satu sekolah SMK dan satu universitas. Kehadiran peserta didik di lingkungan balai diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi mereka dalam memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang memiliki pengetahuan, keterampilan, disiplin dan tanggung jawab.

Dengan demikian, UPT BPPSBP Gorontalo tidak hanya menjalankan fungsi teknis di bidang perbenihan dan sertifikasi benih, tetapi turut mengambil peran dalam membangun jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, khususnya untuk mencetak generasi muda yang siap berkontribusi bagi kemajuan sektor pertanian. (mcgorontaloprov/Oman)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....