Hal tersebut disampaikan Anang usai menghadiri Pertemuan Program Promosi Kesehatan dan Komunitas yang dirangkaikan dengan Pemberian Apresiasi Posyandu dan Kader Kesehatan Berprestasi, Rabu 30 September 2026.
Menurut Anang, promosi kesehatan memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai upaya peningkatan kesehatan sekaligus pencegahan penyakit. Edukasi yang diberikan secara tepat diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan dan meningkatkan status gizi.
“Saya kira peran dari promosi kesehatan sangat penting karena diharapkan mereka bisa memberikan edukasi pada masyarakat upaya peningkatan status kesehatan atau status gizi. Kemudian yang kedua, upaya pencegahan terhadap penyakit” kata Anang.
Ia menilai, penyampaian informasi kesehatan yang benar dan mudah dipahami menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya promotif dan preventif di tengah masyarakat. Karena itu, peran petugas kesehatan bersama kader perlu terus didorong agar mampu menjadi sumber informasi kesehatan yang terpercaya di tingkat komunitas.
Untuk itu, Anang berharap pertemuan ini dapat memotivasi petugas kesehatan dan kader untuk menyebarkan informasi yang akurat kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan pertemuan ini semakin bersemangat teman-teman petugas kesehatan dan juga kader agar masyarakat ini bisa mendapatkan informasi yang benar terkait dengan upaya pencegahan dan peningkatan status kesehatan” pungkasnya.
Pertemuan tersebut diikuti pengelola program promosi kesehatan dan komunitas Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Ketua TP PKK Desa yang mewakili Posyandu Berprestasi, serta kader kesehatan terpilih. Kegiatan ini diikuti sebanyak 40 peserta.
Selain menjadi ruang penguatan kapasitas dan koordinasi program, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada Posyandu dan kader kesehatan berprestasi atas kontribusinya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di Provinsi Gorontalo. (mcgorontaloprov/ilb/MD)