Reflin: ULD Ketenagakerjaan Jadi Jembatan Penyandang Disabilitas ke Dunia Usaha
- 30 Sep 2026 08:11 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mendorong penguatan peran Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pasar kerja yang inklusif bagi penyandang disabilitas.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, saat menghadiri kegiatan Akselerasi Peran Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan dalam Mewujudkan Pasar Kerja Inklusif di Provinsi Gorontalo, di Azlea Convention Centre, Selasa, 29 September 2026.
Kegiatan tersebut dibuka Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah dan dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo serta sejumlah narasumber.
Reflin mengatakan, penguatan peran ULD menjadi langkah strategis untuk memastikan penyandang disabilitas memperoleh akses yang lebih luas terhadap kesempatan kerja.
Menurutnya, diperlukan sinergi lintas sektor untuk mengurangi berbagai hambatan dan stigma yang masih dihadapi penyandang disabilitas ketika memasuki dunia kerja.
Dalam kegiatan tersebut, Reflin juga menjadi narasumber dengan materi Integrasi Data Disabilitas Siap Kerja (by name by address) dan Mekanisme Rujukan ke ULD.
Ia menjelaskan, ULD Ketenagakerjaan memiliki peran penting sebagai penghubung antara penyandang disabilitas yang siap bekerja dengan dunia usaha.
“ULD tidak hanya bertugas melakukan pendataan, tetapi juga harus mampu memfasilitasi penyandang disabilitas melalui pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja,” jelas Reflin.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah dan sektor swasta dalam membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas terkait pemenuhan kuota penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas.
Reflin berharap, melalui kolaborasi Dinsosdukcapil, Dinas Tenaga Kerja, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya, upaya membangun pasar kerja yang inklusif di Provinsi Gorontalo dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Sinergi yang kuat menjadi kunci agar penyandang disabilitas tidak hanya mendapatkan akses terhadap pekerjaan, tetapi juga kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi secara optimal dalam dunia kerja,” pungkasnya.
(PPID Dinsosdukcapil/Owan) (mcgorontaloprov/owan)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....