Biro Pemkesra Gorontalo Tampilkan Pesan Budaya dan Kebersamaan di GKK 2026
- 15 Sep 2026 11:50 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Karawo sebagai sulaman khas Gorontalo menjadi unsur utama dalam penampilan tersebut. Kreativitas pengemasan busana tradisional ke dalam pertunjukan karnaval menunjukkan bahwa warisan budaya daerah dapat terus dikembangkan dan diperkenalkan kepada generasi muda maupun masyarakat luas.
Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2026 menghadirkan ratusan peserta dengan beragam kreasi Karawo.
Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Gorontalo, Yaser Arafat Dama, menilai keikutsertaan dalam Karnaval Karawo menjadi momentum penting untuk memperkenalkan budaya Gorontalo sekaligus membangun semangat kebersamaan.
Pemilihan tema yang diselaraskan dengan kostum bukan hanya untuk memperkuat tampilan visual, tetapi juga menjadi cara menyampaikan pesan melalui simbol warna dan busana.
“Setiap unsur dalam kostum memiliki pesan. Warna, motif, dan Karawo yang ditampilkan menjadi bagian dari cara kita menyampaikan nilai budaya, kebersamaan, dan semangat untuk terus menjaga serta mengembangkan identitas Gorontalo,” kata Yaser Arafat Dama, Minggu, 13 September /2026.
Keikutsertaan Biro Pemkesra tidak sekadar menghadirkan busana bernuansa Karawo, tetapi juga membawa pesan tentang kekuatan budaya, kebersamaan, serta semangat membangun Gorontalo.
Tema tersebut tercermin melalui kostum yang ditampilkan. Busana berwarna hitam pada peserta pria memberikan kesan keteguhan, kewibawaan, dan kekuatan. Sementara busana merah muda atau magenta yang dikenakan peserta perempuan menampilkan kesan keanggunan, semangat, dan kreativitas.
Perpaduan ornamen emas dan sulaman Karawo memperkuat karakter busana sekaligus merepresentasikan nilai budaya dan kekayaan tradisi Gorontalo.
Ia berharap kegiatan seperti Karnaval Karawo tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu menjadi ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama melestarikan budaya lokal, mendorong kreativitas, serta memperkuat identitas daerah.
Kehadiran Biro Pemkesra dalam GKK 2026 sekaligus menegaskan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan kreativitas dan semangat kebersamaan. Karawo tidak hanya dipandang sebagai karya kerajinan, tetapi juga sebagai identitas budaya Gorontalo yang memiliki potensi untuk terus berkembang dan dikenal lebih luas (mcgorontaloprov/ppid)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....