SLBN Kota Gorontalo Didorong Susun Program Berbasis Data dan Kebutuhan Sekolah
- 09 Sep 2026 11:35 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo terus memperkuat tata kelola satuan pendidikan melalui penerapan Perencanaan Berbasis Data (PBD). Penguatan tersebut diarahkan agar setiap program sekolah disusun berdasarkan kondisi nyata, hasil evaluasi, serta kebutuhan satuan pendidikan dan peserta didik.
Upaya tersebut diterapkan di SLB Negeri Kota Gorontalo melalui kegiatan penguatan PBD Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah Dikbud Provinsi Gorontalo dalam mendorong satuan pendidikan agar menjadikan data sebagai dasar dalam menentukan prioritas program dan pengelolaan anggaran pendidikan.
Kepala Bidang Pendidikan SMA dan Pendidikan Khusus (PSMA dan Diksus) Dikbud Provinsi Gorontalo, Agus I. Sumba, menekankan bahwa PBD memiliki peran strategis dalam memastikan perencanaan sekolah berjalan secara akuntabel dan memberikan dampak terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan.
“Perencanaan berbasis data merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pengelolaan Dana BOSP, khususnya BOSP Kinerja Terbaik, yang lebih akuntabel, transparan, efektif, dan tepat sasaran,” jelas Agus, Selasa, 8 September 2026.
Menurutnya, rencana kegiatan dan anggaran perlu disusun berdasarkan data yang akurat serta kondisi dan kebutuhan nyata satuan pendidikan. Dengan pendekatan tersebut, program sekolah diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan aspek administratif, tetapi memiliki sasaran dan manfaat yang jelas bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Dikbud Provinsi Gorontalo juga mendorong agar penerapan PBD menjadi bagian dari budaya kerja satuan pendidikan. Data tidak hanya digunakan dalam penyusunan dokumen, tetapi menjadi pijakan dalam menentukan prioritas, melaksanakan program, serta mengevaluasi efektivitas kegiatan yang telah dilakukan.
Di SLB Negeri Kota Gorontalo, penguatan tersebut diterjemahkan melalui keterlibatan guru dan tenaga kependidikan dalam proses perencanaan. Mulai dari penyusunan jadwal kegiatan, perumusan skema pelaksanaan program, hingga penentuan prioritas sekolah dilakukan dengan mempertimbangkan data dan kondisi satuan pendidikan.
Bagi Dikbud Provinsi Gorontalo, pendekatan tersebut semakin penting diterapkan pada satuan pendidikan khusus. Karakteristik dan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus memerlukan perencanaan yang lebih kontekstual agar program yang dirancang benar-benar relevan dengan kebutuhan layanan pendidikan.
Melalui penguatan PBD, Dikbud Provinsi Gorontalo mendorong SLB Negeri Kota Gorontalo memiliki pijakan yang lebih kuat dalam merancang program, mengelola anggaran, melaksanakan kegiatan, dan melakukan evaluasi secara berkelanjutan.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Dikbud Provinsi Gorontalo untuk membangun tata kelola pendidikan yang berbasis data, akuntabel, tepat sasaran, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan serta kebutuhan peserta didik. (mcgorontaloprov/ppid)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....