Gagal Panen, Warga Desa ini Terpaksa Makan Ubi Hutan
- 09 Sep 2026 07:18 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kondisi gagal panen yang dialami sejumlah petani lahan kering di Desa Huntu, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, berdampak terhadap kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Hasil peninjauan lapangan yang dilakukan di Desa Huntu pada Selasa, 8 September 2026, menemukan adanya masyarakat yang terpaksa mengonsumsi bitule atau ubi hutan sebagai alternatif pangan karena tidak lagi mampu membeli beras.
Berdasarkan laporan Kepala Desa Huntu, terdapat sedikitnya 10 kepala keluarga (KK) yang telah mengonsumsi bitule. Peninjauan dilakukan secara langsung dengan mengunjungi rumah warga untuk melihat kondisi sekaligus mengetahui alasan masyarakat mengonsumsi ubi hutan tersebut.
"Dari hasil peninjauan, warga menyampaikan bahwa keterbatasan ekonomi menjadi salah satu alasan utama. Mereka mengaku sudah tidak mampu membeli beras setelah mengalami gagal panen, khususnya masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari pertanian lahan kering," kata Irawati Adam, Kepala Bidang Kerawanan, Penganekaragaman dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Gorontalo, Selasa, 8 September 2026 .
Kondisi tersebut semakin berat karena masyarakat yang terdampak dilaporkan sudah tidak lagi menerima bantuan BPNT maupun BLT.
Meski mengonsumsi bitule, hasil peninjauan menunjukkan bahwa pangan tersebut dikonsumsi oleh anggota keluarga dewasa. Sementara anak-anak mereka masih mendapatkan makanan berupa nasi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Temuan ini menjadi perhatian dalam upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat, terutama bagi keluarga petani yang mengalami gagal panen dan menghadapi keterbatasan daya beli.
Kondisi di Desa Huntu juga menjadi gambaran bahwa ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pangan, tetapi juga kemampuan masyarakat untuk memperoleh pangan yang cukup dan layak bagi kebutuhan keluarga.
Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Gorontalo terus mendorong pemantauan kondisi pangan masyarakat di lapangan sebagai bagian dari upaya mengidentifikasi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan penanganan lebih lanjut. (mcgorontaloprov/oman)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....