Dinsosdukcapil Evaluasi Kinerja ASN, PPPK Paruh Waktu dan Outsourcing
- 02 Sep 2026 10:11 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, menyampaikan terdapat beberapa aspek yang menjadi indikator evaluasi pegawai. Beberapa di antaranya adalah disiplin, tanggung jawab, kinerja, integritas, pelayanan dan loyalitas.
Menurut Reflin, seluruh aspek tersebut merupakan bagian mendasar yang harus dimiliki dan diterapkan oleh setiap ASN, PPPK Paruh Waktu maupun tenaga outsourcing dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Ia menyoroti masih adanya aparatur yang datang terlambat saat apel pagi serta pegawai yang dinilai belum menunjukkan inisiatif dalam melaksanakan pekerjaan.
“Contohnya, saya melihat masih banyak yang datang terlambat saat apel hari Senin. Ada juga sebagian yang hanya duduk santai di luar, tidak mau mencari pekerjaan yang harus dikerjakan dan tidak mau ketika diberikan tugas,” kata Reflin Buata, Rabu, 2 September 2026.
Reflin Buata mengungkapkan dinasnya pada Senin telah melakukan asesmen dan evaluasi terhadap kinerja seluruh jajaran di Dinsosdukcapil. Dalam asesmen tersebut diketahui masih banyak yang datang terlambat saat apel hari Senin.
Ia meminta kebiasaan tersebut segera dihilangkan dengan membangun pola dan budaya kerja yang lebih produktif.
“Mari kebiasaan seperti ini kita hilangkan. Pola dan budaya kerja produktif perlu kita tingkatkan untuk mengejar target penyelesaian pekerjaan yang harus kita pertanggungjawabkan bersama,” ujarnya.
Asesmen tersebut diikuti pejabat administrator, pejabat struktural, pejabat fungsional, pelaksana, PPPK Paruh Waktu hingga tenaga outsourcing. Asesmen dan evaluasi ini menjadi perhatian serius dalam upaya meningkatkan kedisiplinan, loyalitas, tanggung jawab serta produktivitas aparatur.
Dalam pertemuan itu, direncanakan adanya evaluasi khusus terkait kedisiplinan dan loyalitas seluruh aparatur di lingkungan Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo.
Untuk mempermudah proses evaluasi, kegiatan dibagi berdasarkan bidang masing-masing. Dengan demikian, setiap aparatur dapat menyampaikan berbagai kendala maupun permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan disiplin dan loyalitas dalam bekerja.
Sementara itu, Kepala Bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Fitri Ahmad, mengatakan asesmen dan evaluasi tersebut dapat menjadi momentum untuk kembali mengingat dan memperkuat pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi masing-masing pegawai.
“Momentum asesmen dan evaluasi ini kita jadikan sebagai refresh tentang tupoksi kita selama ini. Mungkin ada yang selama ini kurang fokus, terutama dalam hal disiplin,” kata Fitri.
Senada dengan itu, Kasubag Umum dan Kepegawaian, Syairul Hasanuddin, menekankan agar seluruh aspek yang menjadi indikator evaluasi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Ia mendorong seluruh aparatur untuk bekerja secara disiplin, bertanggung jawab dan mampu mengembangkan ide serta inovasi baru sebagai penunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.
“Seluruh aspek tersebut harus diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari guna mencapai target yang telah ditetapkan, sekaligus mengembangkan berbagai ide dan inovasi baru sebagai penunjang tupoksi ASN, PPPK Paruh Waktu dan tenaga outsourcing,” tandasnya. (mcgorontaloprov/owan)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....